{
    "biblio_id": 103,
    "title": "RESPON PETANI TERHADAP PENGGUNAAN KULTIVATOR DALAM PENGOLAHAN TANAH SEKUNDER DI DESA MONDU KECAMATAN KANATANG KABUPATEN SUMBA TIMUR",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2021",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "D-IV PPLK 21 RON r",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Respon Petani Terhadap Penggunaan Kultivator Dalam\r\nPengolahan Tanah Sekunder Di Kelompok Tani Palonda Lamahamu Desa\r\nMondu Kecamatan Kanatang Kabupaten Sumba Timur\r\nArdianto Rongga\u00b9, Ir. Maria Klara SalliMP\u00b2, Wely Yitro Pello,S.ST, M.Si\u00b3\r\nPenelitian berjudul \u201cRespon Petani Terhadap Penggunaan Kultivator Dalam\r\nPengolahan Tanah Sekunder Di Kelompok Tani Palonda Lamahamu Desa Mondu\r\nKecamatan Kanatang Kabupaten Sumba Timur\u201d telah dilaksanakan pada tanggal\r\n26 juni 2020 sampai 26 juli 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui\r\nrespon petani terhadap penggunaan teknologi kultivator dengan metode\r\ndemostrasi cara dan mengetahui faktor apa saja yang mempunyai hubungan\r\ndengan respon petani terhadap penggunaan teknologi kultivator dengan metode\r\ndemonstrasi cara. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh anggota kelompok tani\r\npalonda lamahamu yang berjumlah 15 orang yang ditentukan menggunakan\r\nmetode sensus. Data dikumpulkankan menggunakan metode angket (kuisioner)\r\ndan dianalisis menggunakan analisis uji skala likert, dan analisis korelasi rank\r\nsperman hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan petani dengan\r\npenyuluhan menggunakan metode demonstrasi cara pada kategori tinggi dengan\r\nnilai 2,55 dan sikap petani dengan kategori tinggi dengan nilai 2,73 tinggi\r\nsedangkan Hasil penelitian dari analisis korelasi rank sperman menunjukan\r\nbahwa, faktor internal eksternal yang memiliki hubungan paling kuat dengan\r\nrespon petani adalah faktor internal (pendidikan) dengan nilai spermas\u2019rho sebesar\r\n(0.799\r\n**\r\n) adapun faktor eksternal yang juga berpengaruh terhadap respon petani\r\nadalah biaya operasional dengan nilai rs 0,717\r\n**\r\ndan kenyaman dalam operasional\r\ndengan nilai rs 0,740\r\n**\r\nKata kunci: respon petani, pengolahan tanah untuk budidaya bawang merah,\r\nteknologi kultivator.",
    "image": "logo_poltek_warna_-_Copy_(2).jpg.jpg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ARDIANTO RONGGA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "ARDIANTO RONGGA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2021-07-05 08:16:55",
    "last_update": "2021-08-12 10:15:15"
}