{
    "biblio_id": 122,
    "title": "EVALUASI TINGKAT  PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA PADI SAWAH DI KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG",
    "type": "LAPORAN PENELITIAN DOSEN",
    "gmd_name": null,
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2019",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Sektor pertanian Indonesia diyakini masih menjadi sektor yang mampu \r\nberkontribusi positif dalam mewujudkan pembangunan Indonesia. Dalam 4 tahun\r\nterakhir, Kementerian Pertanian berhasil menurunkan inflasi bahan makanan,\r\nmendongkrak eksport pertanian, meningkatkan investasi pertanian, daya beli petani\r\nmenguat dan mengentaskan masyarakat dari kemiskinan perdesaan (Kementan 2019). \r\nHal inilah yang perlu adanya pendekatan dari pemerintah dalam hal ini\r\nmelalui optimalisasi peran penyuluh guna membantu petani dengan meningkatkan\r\nteknik dan intensifikasi budidaya tanaman padi misalnya PTT, SRI, dan sistem\r\nLegowo sehingga adanya peningkatan produksi padi sawah yang berakibat pada\r\nmenurunnya pengalihan lahan sawah tersebut. Salah satu teknik budidaya tanaman\r\npadi dengan menggunakan teknik SRI (System of Rice Intensification) telah\r\ndikembangkan di Desa Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang,\r\nNTT, dimana mampu meningkatkan hasil panen hingga 100 persen dari bibit\r\npadi yang biasa digunakan dengan kebutuhan air yang lebih sedikit (bulletin\r\ncendana news 2017). \r\nHasil ini menunjukan bahwa dengan penerapan teknik dan intensifikasi\r\nbudidaya tanaman padi yang baik dan adanya dukungan peran penyuluh akan\r\nmampu meningkatkan hasil produktifitas tanaman padi.  Dari hasil penelitian\r\nPello W, dkk (2018) di Kecamatan Kupang Timur menunjukan bahwa partisipasi\r\npetani terhadap teknologi padi sawah masih dalam kategori sedang, artinya petani\r\nbelum sepenuhnya menerapkan teknologi tanaman padi yang ada, hasil ini perlu di\r\nkaji lebih lanjut untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja penyuluh dalam\r\nmenyebarkan infomasi teknologi tanaman padi kepada petani dan dapat mengetahui\r\nfaktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran informasi teknologi  tanaman padi di\r\nKecamatan Kupang Timur. \r\nDari hasil kajian di atas maka dilakukan penelitian di Kecamatan Kupang\r\nTimur Kabupaten Kupang guna melihat sejauh mana kinerja penyuluh pertanian\r\nterhadap tingkat penerapan inovasi teknologi budidaya padi sawah di Kecamatan\r\nKupang Timur dengan tujuan Mengetahui Tingkat penerapan teknologi budidaya padi\r\nsawah di Kecamatan Kupang Timur. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas maka\r\ndalam kajian ini pengambilan data dari penyuluh dan petani menggunakan kuesioner\r\ndan Wawancara, sedangkan analisis data untuk mengetahui hasil jawaban\r\nmenggunakan analisis regresi sederhana. \r\nBerdasarkan pada tujuan penelitian tersebut  diperoleh hasil tingkat penerapan\r\nteknologi pada sawah berada pada kategori Tinggi dengan nilai 58,34%, kinerja\r\npenyuluh pertanian di Kecamatan Kupang Timur berada pada kategori Tinggi dengan\r\nnilai 58,33% sedangkan hubungan kinerja penyuluh pertanian terhadap tingkat\r\npenerapan teknologi di kecamatan Kupang Timur tidak memiliki hubungan yang\r\nsiginifikan",
    "image": "logo_poltek_warna_-_Copy_(2).jpg.jpg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "EVALUASI TINGKAT  PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA PADI SAWAH DI KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "WELY YITRO PELLO, S.ST., M.SI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2021-07-08 10:38:33",
    "last_update": "2021-08-12 10:09:41"
}