{
    "biblio_id": 259,
    "title": "Produksi Jerami Arbila (Phaseolus Lunatus L) Pascapanen Akibat Penambahan Level Bokashi Feses Sapi dan Chromolaena yang Berbeda",
    "type": "ARTIKEL",
    "gmd_name": null,
    "publisher_name": null,
    "publish_place": null,
    "publisher_year": "",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "",
    "language_name": null,
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Arbila merupakan legume pakan yang jeraminya merupakan pakan hijauan yang berkualitas bagi\r\nruminansia, dan produksi jeraminya ditentukan oleh kualitas tanah. Level bokashi yang ditambahkan\r\nmempengaruhi kualitas tanah, yang tentu berdampak pada produksi jerami arbila. Penelitian bertujuan untuk\r\nmengevaluasi produksi jerami arbila pasca panen akibat pemberian level bokashi yang berbeda. Penelitian\r\ntersebut telah dilaksanakan selama 5 bulan di Desa Noelbaki. Rancangan percobaan yang digunakan adalah\r\nrancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, terdiri atas P0 = tanpa bokashi (kontrol),\r\nP10 = penambahan bokashi 10 ton\/ha, P20 = bokashi 20 ton\/ha, P30 = bokashi 30 ton\/ha, P40 = bokashi 40\r\nton\/ha. Variabel yang diamati adalah produksi bahan segar jerami (PBSJ) (ton\/ha), produksi bahan kering\r\njerami (PBKJ), produksi bahan organik jerami (PBOJ) arbila. Data yang diperoleh dianalisis varians dan\r\ndilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis varians menunjukkan bahwa level pemberian pupuk bokashi\r\nberpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap PBSJ arbila serta berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap PBKJ dan\r\nPBOJ arbila. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui rataan PBSJ arbila berkisar 0,46-2,52 ton\/ha, PBKJ arbila\r\nberkisar 0,07-0,18 ton\/ha, dan PBOJ arbila berkisar 0,04-0,16 ton\/ha. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa\r\nnilai PBSJ, PBKJ dan PBOJ arbila tertinggi terdapat pada perlakuan P40. Disimpulkan bahwa semakin\r\nmeningkatnya level bokashi Chromolaena dan feses sapi, produksi jerami arbila semakin tinggi. Level bokashi\r\nfeses sapi dan Chromolaena terbaik adalah 40 ton\/ha.\r\nKata kunci: arbila, bokashi, jerami, hijauan",
    "image": null,
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "Produksi Jerami Arbila (Phaseolus Lunatus L) Pascapanen Akibat Penambahan Level Bokashi Feses Sapi dan Chromolaena yang Berbeda"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "REDEMPTA WEA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        },
        {
            "authors": {
                "author_name": "Bernadete Barek Koten",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        },
        {
            "authors": {
                "author_name": "Agustinus Semang",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        },
        {
            "authors": {
                "author_name": "Yukendi A. Sufmera",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        },
        {
            "authors": {
                "author_name": "Melkianus Dedimus Same Randu,",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        },
        {
            "authors": {
                "author_name": "Aholiab Aoetpah",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2023-08-31 18:57:35",
    "last_update": "2023-09-01 00:21:31"
}