{
    "biblio_id": 260,
    "title": "Kandungan Mineral Arbila (Phaseulus Lunatus L.) Sebagai Pakan Pada Tanah Vertisol Dengan Penambahan Bokashi Berbahan Chromolaena Odorata Dan Feses Sapi",
    "type": "ARTIKEL",
    "gmd_name": null,
    "publisher_name": "Politeknik Negeri Jember",
    "publish_place": null,
    "publisher_year": "2019",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan mineral hijauan arbila dengan\r\npemberian bokashi berbahan dasar Choromolaena odorata dan feses sapi pada tanah vertisol.\r\nUji coba lapangan dilakukan selama 5 bulan di desa Noelbaki, dan analisis tanaman ini di\r\nLaboratorium Kimia Makanan, Universitas Hassanuddin Makassar. Penelitian ini dirancang\r\nmenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, dan 4 ulangan. Tanaman\r\nditanam di tanah vertisol dalam polybag. Perlakuannya adalah kadar pupuk organik (bokashi)\r\nyakni B0=tanpa bokashi, B10=10 ton\/Ha, B20=20 ton\/Ha, B30=30 ton\/Ha, dan B40=40 ton\/Ha.\r\nSatuan kadar bokashi dikonversikan menjadi satuan dalam polybag sebagai berikut, B0=tanpa\r\nperlakuan, B10=75 g\/polybag, B20=150 g\/polybag, B30=225 g\/polybag, B40=300 g\/polybag.\r\nVariabel yang diamati adalah kandungan mineral kalsium, fosfor dan magnesium pada hijauan\r\narbila. Tingkat bokashi memberikan efek yang sangat signifikan pada kandungan fosfor dan\r\nmagnesium, tetapi tidak memberikan efek yang signifikan terhadap kandungan kalsium.\r\nPersentase kandungan kalsium adalah 0,57% dan rata-rata setiap perlakuan adalah B0=0,56%,\r\nB10=0,56%, B20=0,58%, B30=0,61%, dan B40=0,55%. Kandungan fosfor pada masing-masing\r\nperlakuan adalah B0=0,15%, B10=0,21%, B20=0,18%, B30=0,16% B40=0,23%. Kandungan\r\nmagnesium pada masing-masing perlakuan adalah B0=0,15%, B20=0,18%, B30=0,27%,\r\nB40=0,37%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian berbagai level bokashi\r\nberpengaruh terhadap kandungan fosfor dan magnesium namun tidak berpengaruh terhadap\r\nkandungan kalsium hijauan arbila. Level bokashi 40 ton\/Ha merupakan level terbaik bagi\r\npembentukan mineral hijauan arbila.\r\nKata Kunci: Tanah Vertisol, Hijauan Arbila, Bokashi, Kalsium, Fosfor, Magnesium",
    "image": null,
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "KANDUNGAN MINERAL ARBILA (Phaseulus lunatus L.) SEBAGAI PAKAN PADA TANAH  VERTISOL DENGAN PENAMBAHAN BOKASHI BERBAHAN Chromolaena odorata DAN FESES SAPI"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "REDEMPTA WEA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        },
        {
            "authors": {
                "author_name": "Bernadete Barek Koten",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        },
        {
            "authors": {
                "author_name": "Agustinus Semang",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        },
        {
            "authors": {
                "author_name": "Agrifina Risti Tae",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        },
        {
            "authors": {
                "author_name": "Abner Tonu Lema",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2023-08-31 19:06:55",
    "last_update": "2023-09-01 00:18:45"
}