<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="264">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dukungan terhadap pengembangan hijauan Indigifera di Kabupaten Manggarai Barat :]]></title>
<subTitle><![CDATA[Tinjauan faktor-faktor yang memengaruhi adopsi]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Bernadete Barek Koten</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Johanis A Jermias</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Cardial Leverson Leo Penu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Petrus Malo Bulu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Melinda Moata</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mardianus Illi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ewaldus Wera</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kota Denpasar Bali]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Udayana ]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[15]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[ARTIKEL]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Produktivitas ternak ruminansia sangat dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas hijauan makanan
ternak. Tanaman hijauan pakan yang prospektif dikembangkan adalah Indigofera yang memiliki
keunggulan antara lain kandungan nutrisi yang tinggi, serat kasar rendah, mampu hidup di daerah
kering, dan kandungan anti nutrisi yang rendah. Namun sebagai sebuah inovasi yang baru, maka adopsi,
budidaya dan pemanfatan secara berkelanjutan bergantung kepada beberapa faktor penentu. Penelitian
ini bertujuan untuk menginvestigasi potensi adopsi hijauan Indigofera di Kabupaten Manggarai Barat
dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi. Data dikumpulkan melalui observasi
aktivitas peternak, wawancara individu, Focus Group Discussion dan mempelajari dokumen. Jumlah
peternak yang menjadi sumber informasi sebanyak 59 orang dari tujuh desa dalam lima kecamatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari faktor karakteristik responden maka 96,61% berada
pada usia produktif, 94,7% memiliki latar belakang Pendidikan formal, jumlah tenaga kerja dalam
rumah tangga cukup memadai dan responden memiliki persepsi yang baik terhadap Indigofera. Dari faktor kondisi sosial ekonomi diperoleh fakta bahwa terdapat introduksi sejumlah inovasi melalui jalur
yang berbeda dengan melibatkan aktor yang berbeda dan memberikan hasil yang berbeda pula yang
dapat dijadikan pedoman introduksi hijauan Indigofera. Dari faktor karakteristik, hijauan Indigofera
memiliki keunggulan kandungan nutrisi dibanding hijauan lain yang sudah populer, mudah hidup di
lahan kering, proses pembibitan dan budidaya tidak sulit bagi profesi petani dan sudah terbukti hasil
pengembangan di wilayah lain di Indonesia. Berdasarkan analisis potensi adopsi terhadap rencana
introduksi hijauan Indigofera maka disimpulkan bahwa tanaman Indigofera sangat berpotensi untuk
diadopsi dan digunakan secara luas oleh peternak di Kabupaten Manggarai Barat.
Kata-kata Kunci: Indigofera; adopsi; ruminan; inovasi; Manggarai Barat</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[0]]></ministry><studentID><![CDATA[197004121997032002]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><departementID><![CDATA[]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Politeknik Pertanian Negeri Kupang Repository - UPA Perpustakaan]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="217" url="https://drive.google.com/file/d/1o0S5t5fMVq5ek_irlEqOlPRL7DdvUOu6/view" path="/8. INDIGOFERA . VETERINER 2021.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Dukungan Terhadap Pengembangan Hijauan Indigofera di Kabupaten Manggarai Barat: Tinjauan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Adopsi]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[264]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-31 23:24:17]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-09-01 00:02:47]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>