{
    "biblio_id": 369,
    "title": "KONDISI LINGKUNGAN TEMPAT TUMBUH MANGROVE DI PESISIR PANTAI KELURAHAN MERDEKA, KECAMATAN KUPANG TIMUR, KABUPATEN  KUPANG",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH 24",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "635",
    "notes": "Mangrove Merdeka mempunyai fungsi ekologi dan sosial ekonomi bagi  masyarakat pesisir, sehingga perlu menjadi perhatian khusus dalam menjaga dan  mempertahankannya. Beberapa diantaranya telah terjadi aktivitas masyarakat dan  perubahan fungsi kawasan yang menyebabkan degradasi. Kerusakan hutan diakibatkan  pertumbuhan dan aktivitas penduduk yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui kondisi lingkungan tempat tumbuh mangrove, mengetahui keanekaragaman  jenis mangrove Perairan Mangrove merdeka dan mengetahui pengaruh kondisi  lingkungan terhadap pertumbuhan mangrove. Teknik sampling yang digunakan yaitu  teknik line plot sampling yang tersebar secara sistematis di seluruh kawasan hutan  mangrove dengan ukuran petak ukur tingkat semai 2m x 2m, tingkat pancang 5m x 5m,  dan tingkat pohon 10m x 10m. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keanekaragaman jenis mangrove  tergolong rendah dengan nilai rata-rata keanekaragaman jenis adalah 0,65. terdapat  empat jenis vegetasi, yaitu sonneratia alba, Rhizophora apiculata, Avicennia marina,  dan Aegialitis annulata R.Br. Rerata kondisi lingkungan di lokasi penelitian  menunjukkan tingkat kemiringan 2,83 , salinitas 40,33 ppt, pH air 6,2, pH tanah 6,25,  ketebalan lumpur 90,75 cm, suhu air 30,18, pasang tertinggi 1,69, surut terendah 0,13,  kecepatan angin 1010,81 dan lama genangan 2,74. Hasil regresi linear berganda  menunjukan bahwa salinitas, suhu air, pasang tertinggi dan surut terendah berpengaruh  nyata terhadap pertumbuhan mangrove. Sedangkan pH tanah, pH air, ketebalan lumpur,  kemiringan, kecepatan angin dan lama genangan berpengaruh tidak nyata.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "DESY MARYA NOMENI"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "DESY MARYA NOMENI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-03-24 10:06:35",
    "last_update": "2025-03-24 10:06:35"
}