{
    "biblio_id": 378,
    "title": "OPTIMALISASI PENDAPATAN PRODUKSI KEMIRI SEBAGAI HASIL HUTAN BUKAN KAYU DI KELOMPOK TANI TUAR TANA DESA HIKONG KECAMATAN TALIBURA KABUPATEN SIKKA",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2023",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH OKT 23",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Kemiri merupakan salah satu komoditas Hasil Hutan Bukan Kayu yang  banyak dimanfaatkan oleh masyarakat yang berada disekitar hutan kerena memiliki  nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kemiri yang di produksi oleh Kelompok Tani  Tuar Tana menghasilkan 3 produk yaitu dijual secara glondongan, biji, dan minyak  kemiri. Dari 3 produk tersebut yang harganya jualnya lebih tinggi yaitu kemiri yang  sudah di olah menjadi minyak kemiri. Akan tetapi masyarakat Kelompok Tani Tuar  Tana pada umumnya lebih banyak menjual kemiri dalam bentuk glondongan  meskipun dengan harga yang murah, dibandingkan menjual dalam bentuk biji atau  mengolahnya menjadi minyak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik anggota Kelompok  Tani Tuar Tana, mengetahui pendapatan kemiri dari 3 produk kemiri (glondongan, biji, minyak), mengetahui optimalisasi pendapatan kemiri dari 3 produk  (glondongan, biji, minyak). Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif  kuantitatif dan analisis linear programing, dengan menggunakan teknik  pengumpulan data berupa angket atau kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu  masyarakat Kelompok Tani Tuar Tana dengan jumlah sampel 69 responden.  Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder.  Hasil penelitian ini yaitu untuk karakteristik umur didominasi oleh  kelompok umur 46-55 tahun, dimana umur tersebut termasuk kedalam kelas umur  masa lansia awal dengan persentase 51%, untuk tingkat pendidikan yang paling  mendominasi yaitu pendidikan tingkat SD (51%), untuk jenis kelamin yang paling  mendominasi yaitu laki-laki, rata-rata jumlah tanggungan masyarakat Kelompok  Tani Tuar Tana yaitu 4 orang, untuk jenis pekerjaan semua masyarakat bermata  pencaharian sebagai petani, untuk kegiatan penyuluhan yang diikuti rata-rata hanya  4 kali selama setahun, sedangkan untuk pendapatan petani yang paling banyak  masyarakat dengan pendapatan <18.000.000 dengan golongan pendapatan rendah  dengan persentase 94 %. Untuk pendapatan kemiri dari 3 produk (glondongan, biji,  minyak) rata-rata pendapatan kemiri selama satu tahun yaitu Rp 4.657,957.  Optimalisasi pendapatan kemiri dari 3 produk (glondongan, biji, minyak) dengan  kemiri yang paling optimal yaitu dengan menjual kemiri glondongan dan minyak  dengan pendapatan sebesar Rp 9.508,465.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "OKTAVIA DUA OMI"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "OKTAVIA DUA OMI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-01 10:27:02",
    "last_update": "2025-09-01 10:27:02"
}