{
    "biblio_id": 380,
    "title": "OPTIMALISASI PENDAPATAN PETANI AGROFORESTRI  BERBASIS KOPI PADA HUTAN KEMASYARAKATAN DI  KELOMPOK TANI HUTAN WIU WADO DESA BE\u2019A PAWE  KABUPATEN NGADA",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2023",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH GRE 23",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengelolaan lahan agroforestri berbasis  kopi di Kelompok Tani Hutan Wiu Wado sejauh ini belum diketahui karakteristik  dan pendapatan yang diperoleh serta berapa besar biaya yang dikeluarkan oleh  petani pada kelompok tani ini, petani hanya menjual kopi gelondongan dan kopi  biji. Padahal petani bisa memperoleh nilai tambah jika dijual dalam bentuk kopi  bubuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani dan  pendapatan petani agroforestri berbasis kopi serta mengoptimalkan pendapatan  petani agroforestri berbasis kopi di Kelompok Tani Hutan Wiu Wado Desa Be\u2019a  Pawe Kabupaten Ngada. Teknik pengumpulan data dibagi menjadi tigayaitu wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Data-data hasil metode kualitatif  dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, pendapatan dan linear  programming. Hasil rekapitulasi perhitungan karakteristik petani pada KTH Wiu  Wado, umur petani yang berkisar 41-50 tahun 34,5%, pendidikan petani dengan  persentase paling tinggi yaitu SD 55,17%, jumlah tanggungan petani yang paling  banyak 6-8 orang 72%, luas lahan petani dengan persentase yang tertinggi 0,5-2 Ha  79%, dan jenis kelamin didominasi oleh laki-laki dengan persentase 62%  sedangkan pendapatan rata-rata petani pada KTH Wiu Wado per tahun dari  komoditi pertanian dan perkebunan sebesar Rp 7.626.758,62. Pendapatan maksimal  petani dari komoditi kopi adalah Rp 5.931.128, dengan cara menjual olahan biji  kopi (kopi bubuk) sebanyak 102,85 kg dan sisanya 136,63 kg langsung dijual secara  gelondongan sehingga pendapatan petani sebesar Rp 5.931.128.",
    "image": null,
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "GREGORIUS NELSON WAWO"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "GREGORIUS NELSON WAWO",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-01 10:37:47",
    "last_update": "2025-09-01 10:37:47"
}