{
    "biblio_id": 381,
    "title": "PENGARUH PENGEMBANGAN WISATA WAE BOBOK  TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT KAMPUNG RARENG KABUPATEN MANGGARAI BARAT",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2023",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH THE 23",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Pengembangan wisata Wae Bobok secara langsung berdampak terhadap  pendapatan masyarakat di sekitar daerah wisata, namun terdapat beberapa  permasalahan yang dihadapi masyarakat Kampung Rareng seperti (1) pendidikan  masyarakat yang minim (2) masyarakat belum mengetahui apakah pendapatan  yang diperoleh dari wisata Wae Bobok dapat berpengaruh terhadap pendapatan  yang diperoleh masyarakat. Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut,  peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik  masyarakat Kampung Rareng, mengetahui bentuk-bentuk partisipasi masyarakat  Kampung Rareng di Wisata Wae Bobok, mengetahui pengaruh wisata Wae Bobok  terhadap pendapatan masyarakat Kampung Rareng. Jenis penelitian ini deskriptif  kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket atau  kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu masyarakat Kampung Rareng yang  terlibat secara langsung dan terlibat secara tidak langsung dengan jumlah 40  kepala keluarga.  Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan regresi linear  berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden yang paling  mendominasi untuk parameter usia adalah masa dewasa akhir (35-45 tahun),  dengan tingkat pendidikan SD (63%), dan pekerjaan sebagai petani (83%), dan  untuk jenis kelamin yaitu berjenis kelamin laki-laki (95%), sedangkan  berdasarkan pendapatan yang paling yang paling dominan yaitu kategori sangat  tinggi (<Rp.3.500.000,00). Masyarakat Kampung Rareng ikut terlibat dalam  setiap partisipasi seperti perencanaan, pelaksanaan, monitoring\/pengawasan dan  evaluasi. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan keterlibatan dan umur  masyarakat di wisata Wae Bobok berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat,  keterlibatan dan umur memiliki hubungan yang negatif tetapi berpengaruh secara  signifikan terhadap pendapatan masyarakat. Oleh karena itu dapat disimpulkan  semakin bertambahnya masyarakat yang ikut terlibat dalam wisata Wae Bobok  maka pendapatan masyarakat akan semakin berkurang dan semakin bertambahnya  umur masyarakat maka akan semakin mengurangi pendapatan masyarakat.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "THERESIA SENOVIA UGUT"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "THERESIA SENOVIA UGUT",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-01 10:43:47",
    "last_update": "2025-09-01 10:43:47"
}