{
    "biblio_id": 389,
    "title": "IDENTIFIKASI DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT DI HUTAN ADAT DI DESA NAUKAE, KECAMATAN  KUATNANA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2022",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH FRE 22",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Indonesia dikenal sebagai Negara yang memiliki berbagai jenis tanaman obat,  dengan kekayaan tersebut Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan  produk herbal yang berkualitas dan dapat di manfaatkan oleh masyarakat luas.  Berdasarkan pengetahuan masyarakat disekitar kawasan hutan Timor Tengah  Selatan banyak tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat dalam kawasan hutan dapat  dimanfaatkan menjadi tanaman obat yang berguna dalam mengobati berbagai jenis  penyakit, namun mereka belum mengetahui nama jenis tumbuhan liar tersebut, oleh  karena itu perlu dilakukan identifikasi jenis tumbuhan obat yang berada di areal  hutan adat Desa Naukae, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan.  Adapun tujuan dari kegiatan PKL antara lain mengidentifikasi tanaman  obatyang diggunakan oleh masyarakat sekitar Hutan Adat Desa Naukae, untuk  mengetahui bagian tumbuhan yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional dan  mengetahui cara meramu tumbuhan obat tersebut. Manfaat kegiatan PKL antara  lain sebagai tambahan pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam ilmu  pengobatan tradisional dan sebagai bahan informasi bagi masyarakat agar lebih  menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia dalam bidang pengobatan  tradisional.  Metode PKL untuk waktu dan lokasi dilaksanakan dimulai dari tanggal 22  Februari sampai dengan 22 Mei 2021 yang berlokasi di Desa Naukae, Kecamatan  Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Alat dan bahan yang diggunakan  antara lain alat tulis menulis, kamera, buku paduan. Untuk metode pengumpulan  data terdiri atas dua yaitu jenis data (Data Primer dan Data Sekunder) dan teknik  pengumpulan data (wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka).  Prosedur pelaksanaan melakukan survey lokasi, menyiapkan alat dan bahan,  mencari informasi ke masyarakat sekitar hutan adat, bersama masyarakat dan aparat  desa melakukann observasi langsung kelapangan untuk melihat jenis \u2013 jenis  tumbuhan obat. Jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan sebagai tumbuhan obat oleh masyarakat  Desa Naukae, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan yaitu, Jarak  merah (Jatropha Curcas L), Siri Hutan (Annona muricata), Krinyu (Chromolaena  odorata), Jeruk nipis (Citrus aurantifoa), Kayu ular (Strychnos Sp), Jahe (Zingir  officinale), Alang-alang (Imperata cylindrical), Kunyit (Curcuma longa), Jambu  biji (Psidium guajava), Pepayah (Carica papaya), dan Sere (Cymbopogon).Bagian  \u2013bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat oleh masyarakat  Desa Naukae, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan yaitu daun,  akar, batang, dan buah dan getah. Cara pemanfaatan tumbuhan obat di Desa  Naukae, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan yaitu direbus, di  remas-remas, di parut, di teteskan dan di oleskan.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "FRENGKISIUS NEONISA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "FRENGKISIUS NEONISA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-01 14:22:51",
    "last_update": "2025-09-01 14:23:33"
}