{
    "biblio_id": 399,
    "title": "PENGELOLAAN HUTAN TANAMAN RAKYAT BERSAMA  KELOMPOK TANI HUTAN OEFATU DI UNIT PELAKSANA  TEKNIS DAERAH KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN  WILAYAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2022",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH MAR 22",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Hutan tanaman rakyat menurut Peraturan Pemerintah No 6 Tahun 2007 adalah hutan  produksi yang dibangun oleh masyarakat untuk meningkatkan pntensi dan kaulitas hutan  produksi dengan menerapkan silvikultur dalam rangka menjamin kelestarian sumber daya  hutan. Pembangunan hutan tanaman rakyat merupakan upaya pemerintah dalam  meningkatkan partisipasi dan tanggung jawab masyarakat sekitar hutan dalam pengelolaan  dengan didasari oleh prinsip-prinsip pengelolaan hutan produksi. Adapun tujuan PKL adalah mengetahui pengelolaan HTR menggunakan prinsip  manajemen POAC Di Desa Loli dan mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengelolaan  hutan tanaman rakyat. PKL ini dimulai pada tanggal 2 Maret 2022 sampai dengan  tanggal 11 April 2022. Metode yang dipakai selama melakukan pengambilan data adalah  sebagai berikut: Metode pengamatan, metode wawancara dokumentasi, studi pustaka. Hasil dari observasi menunjukan bahwa HTR mengacu pada prinsip manajemen  POAC yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan juga pengendal ian. Dari prinsip manajemen POAC kawasan tersebut mengalami perubahan sedikit demi  sedikit terhadap kebijakan yang sebelumnya telah ada. Gagasan pembangunan HTR  dilatarbelakangi oleh tingginya potensi lahan kosong yang terdapat di kawasan hutan  tersebut. Kelompok Tani Hutan Oefatu berjumlah 16 orang anggota mengolah kawasan seluas  16 hektar dan masing-masing anggota mengelolah 1 hektar. Kelompok Tani  tersebut mengelola dengan menggunakan dua, yaitu bagian dalam perencanaan dan bagian  dalam pelaksanaan yaitu, pengadaan bibit, penanaman, pemeliharaan, pengamanan,  pemanenan. Di dalam kawasan tersebut terdapat tanaman kehutanan di tanaman di pinggir\ufffepinggir lahan misalnya pohon mahoni, asam,dan juga jambu mente. adapun juga tanaman  pertanian yaitu jagung, pepaya, jeruk, ubi dan pisang.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "MARIA ANTANIA INTAN"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "MARIA ANTANIA INTAN",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-02 08:19:55",
    "last_update": "2025-09-02 08:19:55"
}