{
    "biblio_id": 410,
    "title": "PENANAMAN BAMBU PETUNG (Dendrocalamus asper) OLEH KELOMPOK TANI KEMA SAMA  DI DESA MAUSAMBI KABUPATEN ENDE",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2023",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH FLO 23",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Bambu merupakan salah satu hasil hutan non kayu yang sangat penting bagi  pembangunan Indonesia. Terdapat sekitar 140 jenis bambu di Indonesia dan  diperkirakann 88 jenis bambu adalah endemik Indonesia. Bambu merupakan  tanaman yang dikenal luas oleh masyarakat pada umumnya karena memiliki  potensi yang cukup besar. Potensi ini dapat dilihat dari banyaknya permintaan akan  tanaman bambu yang akan digunakan di berbagai sektor. Besarnya potensi  pemanfaatan HHBK tersebut menjadi peluang dalam menambah nilai ekonomi  khususnya disektor kehutanan. Salah satu hasil hutan yang banyak ditemukan di  Indonesia adalah bambu. Bambu telah menjadi bahan baku produk seperti mebel,  anyaman, ukiran, perabot rumah tangga, alat musik dan konstruksi. Salah satu jenis  bambu yang diperdagangkan untuk bermacam-macam keperluan yaitu bambu  petung. Bambu petung telah digunakan untuk konstruksi bangunan rumah,  jembatan dan tiang pancang. Tujuan dari PKL ini adalah untuk mengetahui teknik  penanaman bambu petung (Dendrocalamus asper) oleh kelompok tani Kema Sama  di Desa Mausambi Kabupaten Ende. PKL ini dilaksanakan di Desa Mausambi,  Kabupaten Ende dan dimulai pada tanggal 6 April 2022 sampai dengan tanggal 9  April 2022. PKL ini menggunakan beberapa metode diantaranya adalah  wawancara, dokumentasi, praktek langsung dan studi pustaka. Berdasarkan hasil  dari PKL pada kegiatan penanaman bambu petung oleh kelompok tani Kema Sama  di Desa Mausambi, Kabupaten Ende bahwa teknik-teknik penanaman bambu  petung terdiri dari tahap persiapan penanaman yang dimulai dari survey lokasi  penanaman bambu petung yang dilakukan pada lahan kelompok tani Kema Sama  di Desa Mausambi, Kabupaten Ende dengan luas 3.392 m\u00b2 dan 4.096 m\u00b2. Kemudian  tahap pelaksanaan penanaman yang terdiri dari penyiapan lahan penanaman bambu  petung, penentuan pola tanam dan jarak tanam yaitu pola tanam monokultur dan jarak tanam yang digunakan adalah 8 m x 8 m, penyiapan dan pemasangan ajir  dengan bahan yang digunakan adalah bambu serta gamal dengan tinggi ajir 1 meter  - 1,5 meter, pembuatan lubang tanam yaitu berukuran 20 cm x 20 cm dengan jumlah  keseluruhan adalah 117 lubang tanam, persiapan bibit yakni bibit yang sudah  berumur 2 tahun serta sehat dan siap ditanam dilapangan, pengangkutan bibit  dengan jumlah bibit yang diangkut ke lokasi penanaman berjumlah 117 bibit,  penanaman bibit dengan jumlah keseluruhan yang ditanam adalah 117 bibit.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "FLORIANUS TONGA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "FLORIANUS TONGA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-02 09:43:45",
    "last_update": "2025-09-02 09:43:45"
}