{
    "biblio_id": 413,
    "title": "PENGAMANAN HUTAN DITAMAN WISATA ALAM CAMPLONG KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2023",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH MAR 23",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Pengamanan hutan adalah suatu kegiatan untuk menjaga dan  melindungi hutan dari berbagai gangguan yang dapat mengganggu dan merusak sumber daya alam yang ada di dalamnya seperti flora dan fauna,  ekosistem, habitat, tata air, dan lain-lain. Kegiatan Pengamanan hutan yang  dilakukan oleh pihak TWA Camplong adalah kegiatan pengamanan hutan  dari konflik-konflik kehutanan seperti penggembalaan liar dan pencurian  kayu. Berdasarkan informasi dari pihak TWA Camplong, luasan hutan yang  berada pada wilayah kerja TWA Camplong seluas 690,60 Ha. Dari luasan  ini terdapat 1 (satu) lokasi yang mengalami kerusakan hutan cukup besar  yaitu kawasan hutan jati akibat kegiatan penggembalaan liar dan pencurian kayu. Kerusakan hutan tersebut berdampak pada ekosistem kawasan sekitar  hutan, karena selama ini kawasan hutan tersebut berfungsi sebagai pilar  ekosistem bagi kawasan yang ada disekitarnya. Tujuan dari pengamanan  hutan ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan hutan dan teknik  pengamanan hutan di Taman Wisata Alam Camplong. Dalam kegiatan  praktek kerja lapangan yang bertempat di Taman Wisata Alam Camplong mulai dari bulan April sampai dengan Mei 2022. Jenis data yang diambil di  lapangan adalah data primer dan data sekunder dan adapun teknik  pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, praktek langsung dan studi  literatur. Dari hasil yang diketahui di lapangan rusaknya kawasan hutan di  Taman Wisata Alam Camplong disebabkan oleh penggembalaan liar dan  pencurian kayu di lahan seluas 2 ha didalam kawasan hutan jati. Kegiatan ini terjadi akibat kurangnya faktor ekonomi, faktor pendidikan dan kurangnya lapangan pekerjaan. Ada tiga teknik pengamanan hutan yang ada  di Taman Wisata Alam Camplong yaitu teknik pengamanan pre-emtif, teknik pengamanan preventif dan teknik pengamanan represif.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "MARIA INTANA AYU AZARI"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "MARIA INTANA AYU AZARI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-02 10:05:22",
    "last_update": "2025-09-02 10:05:22"
}