<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="457">
<titleInfo>
<title><![CDATA[MANFAAT PENGUASAAN TEKNIK PENYADAPAN GETAH PINUS  MENGGUNAKAN METODE QUARE DALAM MENOPANG EKONOMI  RUMAH TANGGA PETANI HUTAN DI KESATUAN PEMANGKUAN  HUTAN LAWU DS]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ADRIANUS SUNGGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Blasisus Paga, S.Hut., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Fransiskus X. Dako, S.Hut., M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rynaldo Davinsy,S.Hut.,M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Laurentius D. Wisnu Wardhana, S.Hut., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>UPA. Perpustakaan Politani Kupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[KUPANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[13]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Hutan menyediakan banyak manfaat bagi manusia antara lain Hasil Hutan  Kayu dan Hasil Hutan Bukan Kayu. Pemanfaatan hasil hutan bukan kayu selain  bertujuan untuk meningkatkan kesejatraan masyarakat juga untuk mengoptimalkan  sumber daya hutan itu sendiri (Lempang, 2017). Getah pinus merupakan salah satu  bentuk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang memiliki potensi yang cukup baik yang mampu meningkatkan pendapatan penyadap yang secara langsung menopang  ekonomi rumah tangga penyadap. Tujuan dari praktek kerja lapangan ini yaitu, Mengetahui Manfaat  Penguasaan Teknik Penyadapan Getah Pinus Menggunakan Teknik Quare Dalam  Menopang Ekonomi Rumah Tangga Petani Hutan Di KPH Lawu Ds. Dalam  melaksanakan praketek terdapat 2 jenis data yang diambil yaitu Data Primer dan  Data Sekunder, metode pengumpulan data melalui Wawancara, Observasi,  Dokumentasi, Praktek Langsung dan Studi Pustaka. Secara keseluruhan dari hasil pengamatan di lapangan penyadap  menggunakan teknik sadapan quare, hal ini bisa terjadi karena bagi penyadap di  RPH Ngancar dan RPH Sarangan teknik quare sudah merupakan kebiasaan sejak  lama, bagi penyadap teknik quare juga merupakan salah satu teknik sadapan yang  paling simpel karena peralatan yang digunakan sederhana. Dalam melakukan  penyadapan getah pinus penyadap sering mengabaikan aturan yang ada berdasarkan  prosedur kerja yang dikelurkan oleh perum perhutani hal tersebut terjadi karena  beberapa faktor yang telah dipertimbang oleh seluruh penyadap salah satunya  adalah untuk mengoptimalkan waktu kerja. Penguasaan teknik penyadapapan  getah pinus (teknik quare atau koakan) memiliki pengaruh yang besar dalam  menopang ekonomi rumah tangga petani yaitu ; mengasilkan getah lebih banyak  dibandingkan teknik bor dan kopral serta penggunaan alat cukup sederhana dan  mudah didapatkan,Penyadap yang aktif menyadap getah memiliki hak pengelolaan  lahan perum perhutani dimana lahan yang dikelola dijadikan tempat  jualan,bertani ,dan berternak yang secara langsung membantu meningkatkan  ekonomi rumah tangga petani hutan.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[54453]]></ministry><studentID><![CDATA[2123805001]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240730]]></identifier><departementID><![CDATA[KEHUTANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Politeknik Pertanian Negeri Kupang Repository - UPA Perpustakaan]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[MSDH ADR 24]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="439" url="" path="/REPOS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ADRIANUS SUNGGA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[KEHUTANAN.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[457]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-04 10:17:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-04 11:49:01]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>