{
    "biblio_id": 463,
    "title": "PETAK COBA PENJARANGAN TANAMAN JATI PLUS  PERHUTANI (JPP) DI PETAK 132A RPH MUNDU BKPH JATI  KETOK SELATAN KPH SARADAN",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH ALO 24",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Perhutani adalah Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk Perusahaan  Umum (Perum), bertanggung jawab sebagai pengelola sumberdaya hutan di Pulau  Jawa dan Madura. Tugas utamanya mencakup perencanaan, pengurusan,  pengusahaan, dan perlindungan hutan di wilayah kerjanya yang meliputi Provinsi  Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten. Meskipun memiliki potensi  besar, produksi kayu jati dari Perum Perhutani hanya mampu memenuhi kurang  dari 30% permintaan pasar. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, diperlukan  strategi pengelolaan hutan yang efektif dan efisien. Salah satu langkah yang dapat  diambil untuk mengoptimalkan produksi kayu jati adalah melalui penjarangan. Hal  ini bertujuan untuk memperoleh kayu konstruksi dan industri berkualitas tinggi  sesuai dengan kemampuan pertumbuhan tanaman. Tujuan dari Praktik Kerja  Lapangan (PKL), adalah Untuk mengetahui Teknik pembuatan PCP di petak 132- A di RPH Mundu BKPH Jati Ketok Selatan, dan mengetahui volume kayu  penjarangan di Petak 132-A di RPH Mundu BKPH Jati Ketok Selatan, metode yang digunakan yaitu observasi, praktek langsung, dokumentasi dan  studi pustaka. Kegiatan PCP ini meliputi; pembuatan batas petak penjarangan,  pembuata batas blok penjarangan, pembuatan PCP, penentuan pohon tengah,  penentuan dan penandaan batas PCP, penentun pohon yang masuk dalam PCP,  perhitungan dan pemberian nomor urut PCP, penentuan peniinggi, pencatatan data  pada pohon tengah. Berdasarkan Tabel 4 Petak Coba Penjarangan dengan luas area  4 Ha dan luas area yang dibuat PCP 0,1 Ha (jari-jari 17,8 m) yang mewakili 1 blok  diperoleh jumlah pohon yang masuk dalam Petak Coba Penjarangan sebanyak 71  pohon yang berumur 13 tahun, dengan bonita 4,0. Untuk volume dari 71 pohon  diperoleh volume rata-rata sebesar 0,125 m3 dari rata-rata peninggi sebesar 21,4  m. Volume JPP dapat bervariasi tergantung pada usia pohon dan kondisi  hutannya.Dengan jarak tanamnya 3x3m. Disamping itu diperoleh jarak rata-rata  antar pohon normal (Jn) sebesar 5,5 m dan jarak rata-rata antar pohon di lapangan  dalam PCP (Jp) sebesar 3,7 m .Terdapat banyak pohon yang terlalu rapat  \/bergelombang sehingga jp<jn.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ALOYSIA MARINI KELLY"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "ALOYSIA MARINI KELLY",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-04 11:46:54",
    "last_update": "2025-09-04 11:46:54"
}