{
    "biblio_id": 503,
    "title": "PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBIBITAN TANAMAN PALEM PUTRI (Ravenea sp.) SECARA GENERATIF DI PERSEMAIAN PERMANEN UPTKPH WILAYAH KABUPATEN LEMBATA",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2021",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH PUT 21",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "634.9",
    "notes": "Palem putri (Ravenea sp) adalah tanaman yang memiliki nilai penting di  kota-kota yang bersifat kosmopolitan karena berfungsi sebagai tanaman hias,  selain itu tanaman ini dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis, di dataran  rendah dan tinggi maupun ditanah subur ataupun gersang.Saat ini palem  putri(Ravenea sp) banyak dibudidayakan di Provinsi Nusa Tengga Timur karena  tanaman ini mudah dibudidayakan, sosoknya anggun dan indah, daunnya selalu  hijau sepanjang tahun, jenisnya amat banyak serta memiliki nilai ekonomi yang  sangat tinggi.Dalam menentukan keberhasilan pengembangan tanaman palem  putri yang berkualitas perlu adanya ketersediaan bibit yang  bermutu,sedangkanuntuk menghasilkan bibit yang bermutu dapat diperoleh  melalui kegiatan pembibitan. Berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk  mempelajari teknik budidaya tanaman palem putri secara generatif di persemaian  permanen Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Lembata melalui kegiatan praktek  kerja lapang (PKL). Tujuan kegiatab PKL adalah untuk mempelajari, mengetahui dan  memahami secara teknis kegiatan budidaya palem putri secara generatif di  persemaian permanen KPH Lembata.Kegiatan PKL ini dilaksanakan selama kurang lebihsatu bulan, mulai dari tanggal 11 Mei sampai dengan 11 Juni 2019,  bertempat di persemaian permanen KPH Lembata dengan mengunakan metode  observasi langsung, demonstrasi, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil PKL, melalui tahapan perencanaan, persiapan tempat  persemaian, persiapan alat dan bahan, perlakuan awal benih, persiapan media,  penanaman benih hingga kegiatan pemeliharaan. Benih yang disemaikan  sebanyak400 biji palem putri. Pada minggu pertama bulan Mei 2019 telah  berkecambah sebanyak 18semai,pada minggu kedua berkecambah sebanyak  21semaidengan jumlah biji yang mati sebanyak 2 semai.Pada minggu ketiga  sebanyak 84semaitelah berkecambah,pada minggu keempat sebanyak 49 semaiyang mati 15 semai,minggu ke lima tumbuh 93 semai dan yang mati 3  semai. Jumlah yang hidup sebanyak 265 semai Jumlah mati sebanyak 20 semai.Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan  bahwa presentase tumbuh palem putri secara generatif dalam kurun waktu empat  viii minggu adalah sebesar 66,25%.Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa  melalui teknik pembibitan palem putri secara generatif melalui tahapan  perencanaan sampai dengan tahapan pemeliharaan yang baik dan benar di  persemaian permanen KPH Lembata akan dapat menghasilkan anakan palem putri  yang berkualitas.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "PUTRIYANI S I ASA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "PUTRIYANI S I ASA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "Hutan",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-09 08:33:35",
    "last_update": "2025-09-09 08:33:35"
}