<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="505">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGELOLAAN MAMAR OLEH MASYARAKAT DI DESA OESUSU KECAMATAN TAKARI KABUPATEN KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BARTOLOMEUS RONALDO WERANG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Adrin, S.Hut, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fabianus Ranta, S.Hut.,  M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>UPA. Perpustakaan Politani Kupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[KUPANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[13]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Hutan merupakan suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi  sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam  lingkungannya yang satu dengan yang lainnya tidak dapat dipisahkan (Undang￾undang No. 41 tahun 1999) tentang kehutanan. Lokasi mamar memiliki makna strategis karena merupakan simbol dari  adanya sumber mata air, perkampungan penduduk dan legistimasi pemilikan  lahan. Karena itu sampai saat ini praktek pengelolaan mamar masih bersifat  komunal atau kepercayaan masyarakat terhadap keyanikanan nenek moyang dan  model pengelolaan seperti ini memberikan dampak positif terhadap pengamanan  dari berbagai ancaman terutama manusia dan kebakaran. Keberlanjutan mamar  yang tinggi merupakan indikasi bahwa sistem ini memiliki nilai bermanfaat bagi  masyarakat baik aspek ekonomi, sosial budaya maupun ekologi. Manfaat sosial  dari produksi sistem mamar adalah berkaitan dengan adat istiadat atau budaya  masyarakat Timor, yaitu tanaman pinang (Arecha cathecu) dan tanaman siri  (Piper battle) yang memiliki makna sosial dan adat istiadat yang tinggi.  Kontribusi mamar telah membawa dampak yang sangat besar bagi peningkatan  pendapatan keluarga dan dengan adanya mamar telah membawa perubahan  ekonomi keluarga dimana dari usaha tersebut memperoleh tambahan penghasilan. Praktek Kerja Lapang (PKL) yang dilaksanakan di Desa Oesusu bertujuan  untuk mengetahui pengelolaan mamar. Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal  22 Februari-22 Mei 2021. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan  data sekunder, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan pada Praktek  Kerja Lapang yaitu wawancara, observasi, praktek langsung dan studi pustaka. Pengelolaan mamar yang ada di Desa Oesusu masih memakai sistem  Agroforestry tradisional, karena masih berdasarkan pengetahuan secaraturun￾temurun. Adapun tujuan dibangunya lahan mamar adalah untuk meningkatkan  perekonomian masyarakat dalam mencukupi kebutuhan hidup baik pada saat  sekarang maupun secara berkelanjutan. Hasil pengelolaan mamar terdapat tiga  komponen jenis tanaman penyusun yaitu tanaman kehutanan (Mahoni, Jati,  Mangga, Lamtoro), tanaman pertanian (Pisang, Pepaya, Kangkung, Salada), dan  tanaman peternakan (King grass dan jenis tanaman peternakan lain ada pada  tanaman kehutanan serta pertanian, seperti Lamtoro dan Ubi kayu). Jenis tanaman  yang paling dominan untuk dipanen yaitu pisang, kelapa, pinang dan siri.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hutan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[634.9]]></classification><ministry><![CDATA[54453]]></ministry><studentID><![CDATA[182385015]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211207]]></identifier><departementID><![CDATA[KEHUTANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Politeknik Pertanian Negeri Kupang Repository - UPA Perpustakaan]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[MSDH BAR 21]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="487" url="" path="/REPOS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BARTOLOMEUS RONALDO WERANG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[KEHUTANAN.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[505]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-09 08:45:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-09 08:45:38]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>