<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="510">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU OLEH  MASYARAKAT DESA EGON BULUK DI KAWASAN HUTAN  LINDUNG EGON]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SIMON PETRUS KARI BAUN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yudhistira A. N. Rua Ora, S.Hut., G.Dip.For., M.For</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Adrin, S.Hut, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Fransiskus X. Dako, S.Hut.,M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yofris Puay, S.Hut., M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>UPA. Perpustakaan Politani Kupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[KUPANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[13]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki kekayaan alam yang  melimpah dan mempunyai peran penting dalam kehidupan sekarang. Pemanfaatan  hutan yang baik harus dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat  pengelolah hutan serta lingkungannya. Hasil hutan bukan kayu menurut Peraturan  Menteri Kehutanan Nomor P.35/Menhut-II/2007 adalah hasil hutan hayati baik  nabati maupun hewani beserta produk turunannya dan budidaya. Menurut Undang￾Undang Kehutanan No 41 Tahun 1999, Hasil hutan bukan kayu terdiri dari benda￾benda hayati yang berasal dari flora dan fauna yang hidup di hutan. Jenis- jenis hasil  hutan bukan kayu terdiri dari hasil hutan bukan kayu non komersial dan hasil hutan  bukan kayu komersil. Hasil hutan bukan kayu non komersial biasaya diambil dan  dimanfatkan secara langsung, antara lain : buah-buahan, umbi-umbian, madu, tanaman obat dan hewan. Sedangkan hasil hutan bukan kayu komersial umumnya  memiliki nilai ekonomis dan dapat diperjualbelikan antara lain : rotan, damar. Tujuan  dari Praktek Kerja Lapang ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis hasil hutan bukan  kayu yang dimanfaatkan oleh masyarakat di desa Egon Buluk, kecamatan Waigete,  Kabupaten Sikka. Kegiatan praktek kerja lapang dimulai dari tanggal 22 Februari- 22  Mei 2021. Lokasi Praktek Kerja Lapang kawasan Hutan Lindung Egon, desa Egon  Buluk, kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka. Alat dan bahan berupa kamera digital  dan alat tulis menulis. Jenis pengumpulan data berupa wawancara, observasi,  dokumentasi dan studi pustaka. Berdasarkan hasil wawancara masyarakat desa Egon  Buluk, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka masyarakat lebih banyak  memanfaatkan hasil hutan bukan kayu. Pemanfaatan hasil hutan sebagai sumber  kehidupan bagi masyarakat yang sudah dilakukan sejak dulu. Masyarakat desa ini  hidup dari hasil hutan bukan kayu seperti madu hutan, tanaman obat, porang, mengambil pakan ternak serta memanfaatkan sumber daya air untuk kebutuhan  sehari-hari. Untuk memanfaatkan hasi hutan yang lain masyarakat harus dapat izin  dari pihak pengelolah kawasan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hutan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[634.9]]></classification><ministry><![CDATA[54453]]></ministry><studentID><![CDATA[182385092]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211104]]></identifier><departementID><![CDATA[KEHUTANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Politeknik Pertanian Negeri Kupang Repository - UPA Perpustakaan]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[MSDH SIM 21]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="493" url="" path="/REPOS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[SIMON PETRUS KARI BAUN]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[KEHUTANAN.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[510]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-09 09:27:46]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-09 09:27:46]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>