{
    "biblio_id": 512,
    "title": "PRAKTEK KERJA LAPANG DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN WILAYAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2021",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH JOV 21",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "634.9",
    "notes": "Hutan sebagai suatu ekosistem tidak hanya menyimpan sumber daya alam  berupa kayu, tetapi masih banyak potensi non kayu yang dapat diambil  manfaatnya oleh manusia melalui budidaya tanaman pertanian pada lahan hutan.  Ekosistem hutan sangat berperan dalam berbagai hal seperti penyedia sumber air,  penghasil oksigen, tempat hidup berjuta flora dan fauna, dan berperan sebagai  penyeimbang lingkungan, serta mencegah pemanasan global. Sebagai fungsi  penyedia air bagi kehidupan hutan merupakan salah satu kawasan yang sangat  penting. Tujuan dari kegiatan Praktek Kerja Lapang ini adalah untuk mengetahui  pengelolaan hutan pada bidang manajemen hutan,bidang silvikultur, dan bidang  teknologi hasil hutan. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan di Unit Pelaksana  Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Timor Tengah  Selatan dari tanggal 24 Februari sampai dengan 28 Maret 2020.  Pembentukan KPH Kabupaten Timor Tengah Selatan merupakan  serangkaian proses perencanaan\/penyusunan desain kawasan hutan, yang di  dasarkan atas fungsi pokok dan peruntukannya dalam upaya mewujudkan  pengelolaan hutan lestari. Jenis data yang dikumpulkan dalam kegiatan Praktek  Kerja Lapang ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode pengambilan  data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan studi  pustaka.  Kegiatan Praktek Kerja Lapang dibidang manajemen meliputi kegiatan  inventarisasi hutan, analisis vegetasi, pengukuran dan pemetaan, agroforestry dan  pemasaran hasil hutan. Langkah kerja dalam kegiatan ini meliputi mengumpulkan  data dan mempelajari model pengelolaan perusahaan. Kegiatan Praktek Kerja  Lapang di bidang silvikultur meliputi kegiatan perbenihan Gmelina dan  pembibitan tanaman Gmelina. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan kantor Unit  Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Timor  Tengah Selatan. Tahapan kegiatan silvikultur meliputi mempelajari  mengumpulkan data dan informasi serta melakukan kegiatan persemaian dan  mempelajari struktur organisasi kegiatan persiapan lahan dan penanaman serta  hubungan kerja dalam organisasi. Kegiatan Praktek Kerja Lapang di bidang  teknologi hasil hutan meliputi kegiatan perlebahan dan persutraan. Untuk kegiatan  vi perlebahan dilakukan di kelurahan Nonohonis, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten  Timor Tengah Selatan, sedangkan kegiatan Persutraan dilakukan di Kesetnana.  Langkah kerja dalam kegiatan hasil hutan meliputi mempelajari dan  mengumpulkan data kegiatan pengelolaan Hasil Hutan Kayu (HHK) dan Hasil  Hutan Bukan Kayu( HHBK).",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "JOVEN KEZAR CHRISTOFEL PANDIE"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "JOVEN KEZAR CHRISTOFEL PANDIE",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "Hutan",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-09 09:38:39",
    "last_update": "2025-09-09 10:06:06"
}