<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="514">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMBIBITAN KAYU MERAH (Pterocarpus indicus Willd)  SECARA VEGETATIF DI PERSEMAIAN JURUSAN  KEHUTANAN POLITANI KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA EVLINA MONI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yofris Puay, S.Hut.,M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Melkianus Pobas, ST.,M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fabianus Ranta, S.Hut., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ika Kristinawant, S.Hut, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>UPA. Perpustakaan Politani Kupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[KUPANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[13]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kayu Merah (Pterocarpus indicus Willd)) termasuk dalam suku Fabaceae  yang menghasilkan kayu berkualitas tinggi. Batang kayu termasuk kayu agak  keras dengan kelas awet I/II, kelas kuat I/III dan BJ antara 0,4-0,9. Kayu merah  memiliki motif serat kayu yang indah dan banyak dimanfaatkan sebagai bahan  baku mebel, kabinet, alat-alat musik, lantai parket, panil kayu dekoratif, gagang  peralatan, serta vinir dekoratif. Akar kayu merah dapat digunakan sebagai obat  tradisional untuk pengobatan sifilis dan getah batangnya untuk pengobatan  kanker.Sebaran alami kayu merah di Indonesia meliputi Jawa, Sulawesi, Maluku,  Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Papua. Di Vietnam,  populasi kayu merah telah punah selama 300 tahun sedangkan di Indonesia,  Semenanjung Malaysia, Papua Nugini dan Filipina dilaporkan bahwa jenis ini  telah terancam punah. Karena jenis ini tergolong kayu yang terancam punah maka perlu dilakukan perbanyakan tanaman baik secara generatife maupun secara vegetatif. Perbanyakan tanaman Kayu Merah secara vegetatif dilakukan dalam kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) di Persemaian Jurusan Kehutanan Politani Kupang. Pembibitan tanaman kayu merah merupakan suatu kegiatan yang dapat  menghasilkan bibit tanaman yang sangat berkualitas. Untuk dapat menghasilkan  tanaman yang berkualitas maka dilakukan teknik pembibitan secara generatif  maupun secara vegetatif. Stek batang adalah cara yang sering dilakukan untuk  memperbanyak tanaman, karena caranya yang sederhana. Untuk melakukan stek  batang, kita cukup mengambil batang dari tanaman yang masih sehat dan aktif.  Teknik pengumpulan data dalam kegiatan PKL adalah Observasi, Wawancara dan  Studi pustaka. Berdasarkan hasil pertumbuhan Kayu Merah yang ditanam dalam 117  polybag, jumlah tanaman yang hidup yaitu 61 anakan dan jumlah yang mati yaitu  56 anakan. Evaluasi pertumbuhan Kayu Merah secara keseluruhan yaitu 52,13%. Pembibitan Kayu Merah terdiri dari beberapa kegiatan yaitu pembersihan lahan di  persemaian, perbaikan screen di persemaian, pembuatan bedeng sapih, persiapan  media tanam, pengisian polybag, pengambilan batang kayu merah dan pembagian  batang, perendaman batang kayu merah dengan lama perendaman selama 12 jam,  penanaman batang kayu merah, pemeliharaan (penyiraman, penyiangan,  pengendalian hama dan penyakit). Jenis hama dan penyakit yang menyerang  tanaman kayu merah yaitu ulat daun dan belalang.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[54453]]></ministry><studentID><![CDATA[182385060]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211112]]></identifier><departementID><![CDATA[KEHUTANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Politeknik Pertanian Negeri Kupang Repository - UPA Perpustakaan]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[MSDH MAR 21]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="497" url="" path="/REPOS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[MARIA EVLINA MONI]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[KEHUTANAN.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[514]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-09 10:14:30]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-09 10:14:30]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>