{
    "biblio_id": 520,
    "title": "PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PULAU KOMODO",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2021",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH MAR 21",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Kegiatan ekowisata ialah suatu bentuk perjalanan wisata ke area alami  yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan  kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat. Ekowisata merupakan sebuah  aktivitas yang ramah lingkungan dan sangup mendukung konservasi  keanekaragaman hayati. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang (PKL) ini adalah untuk  mengetahui kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam Kawasan Taman Nasional  Komodo. Manfaat Tujuan dari Praktek Kerja Lapang (PKL) ini adalah Sebagai  informasi bagi pembaca terkait pemberdayaan masyarakat yang ada dalam  Kawasan Taman Nasional Komodo. Metode pengumpulan data observasi,  wawancara dan studi pustaka. Kegiatan pemberdayaan masyarakat Resot Loh Liang Taman Nasional  Komodo, ada pun bentuk-bentuk pemberdaya yang dapat dijumpai antar lain :  pemandu wisata, pengerajin patung, penjual suvernir, penjual kuliner. Sebelum  masyarakat komodo terjun keekowisata, kegiatan masyarakat sehari-hari dalam  memenuhi kebutuhan meraka dengan cara berburu, meramu, berkebun dan  melaut. Kehadiran Balai Taman Nasional Komodo dalam menjalankan fungsinya  menjaga kelestarian komodo dan ekosistemnya. Sistem zonasi yang diterapkan  balai Taman Nasioal Komodo berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi  masyarakat komodo, dimana pemanfaatan ruang dalam kawasan terbatas bagi  masyarakat setempat, sehingga masyarakat tidak dapat leluasa memanfaatkan  hasil alam dalam kawasan. Dampak positif dari kegiatan pemberdayaan  masyarakat, baik dari segi ekonomi, lingkungan, sosial budaya. Dari segi  ekonomi, adanya pendapatan yang diperoleh oleh masyarakat dari sektor  ekowisata, terbukanya peluang pekerjaan yang baru bagi masyarakat sekitar,  dampak untuk lingkngan, terjaganya ekosistem baik darat maupun laut. Segi  sosial budaya, sumberdaya manusia meningkat, adanya peralihan mata pencarian  masyarakat dari sektor perairan\/melaut ke sektor wisata. Demi keberlangsungan  kegiatan pemberdayaan perlu pendampingan lebih lanjut kepada masyarakat  terkait pembinaan, pemberian modal, serta pelatihan-pelatihan dalam hal  pengemasan pemasaran produk kerajinan.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "MARSELUS ANDRIANO HUNTAR"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "MARSELUS ANDRIANO HUNTAR",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-09 10:40:05",
    "last_update": "2025-09-09 10:40:05"
}