<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="527">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT SUKU KEMAK SADI  MEMANFAATKAN TANAMAN TARUM (Idigofera tinctoria) SEBAGAI ZAT PEWARNA KAIN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BRIGITA VEGA MANEK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aah Ahmad Almulqu, S.Hut., M.Si., Ph.D</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Fransiskus X. Dako, S.Hut., M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Laurentius D. Wisnu Wardhana, S.Hut., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ni Kade Ayu D. Aryani  S.Hut.,M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>UPA. Perpustakaan Politani Kupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[KUPANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[13]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kearifan lokal merupakan unsur dari bagian tradisi budaya masyarakat suatu  bangsa yang muncul menjadi bagian-bagian yang ditempatkan pada tatanan fisik  bangunan (arsitekstur) dan kawasan perkotaan dalam geografikenusantaraan  sebuah bangsa. Sarung tenun adat Suku Kemak Sadi dengan penggunaan tanaman  tarum sebagai zat pewarna alami hingga penenunan kain Adat Kemak, merupakan  salah satu kearifan lokal yang tetap dipertahankan. Kebiasaan menenun menjadi  kebudayaan yang sampai saat ini masih dipertahankan oleh para kaum ibu „tua‟.  Motif atau pola yang digunakan untuk sebuah karya tenun Suku Kemak Sadi,  tidak dikonsepkan secara tertulis, tidak dibuat patron yang direncanakan secara  detail, tetapi pola tersebut tersimpan dalam „pikiran‟ yang merupakan manifestasi  dari aktivitas keseharian mereka yang berkaitan dengan lingkungan alam  sekitarnya seperti binatang atau tumbuh-tumbuhan. Tujuan dalam praktek kerja lapang adalah mengetahui teknik pewarnaan  dan teknik penenunan kain adat suku kemak Sadi. Pewarnaan kain menggunakan  zat warna biru dari tanaman tarum. Tanaman tarum merupakan tanaman Hasil  Hutan Bukan Kayu ( HHBK), yang di dalam daun tarum terdapat kandungan zat  warna biru, apabila direndam dengan jumlah yang banyak dan dengan waktu yang  lama maka . Kandungan zat biru itulah yang dimanfaatkan untuk pewarna kain. Berikut langkah- langkah pemenfaatan tanaman tarum yaitu: 1. Pembuatan zat pewarna dari tanaman tarum Memetik daun tarum, membersikan dan menimbang daun tarum, merendam  daun tarum, menghaluskan (meremas) daun tarum, pengapuran air tarum, pengadukan air tarum, pengendapan air tarum dan air kapur, penyimpanan air  tarum dalam wadah. 2. Pemberian zat pewarna pada benang Menyiapkan benang yang akan diberi zat pewarna, pencelupan benang  kedalam zat pewarna tarum, penjemuran benang yang telah diberi zat  pewarna, pencucian benang menggunakan shampo, penjemuran benang. 3. Pembuatan motif kain istilah kemak ( futus ) Birikut langkah-langkahnya : Siapkan benang alat dan bahan yang mau  digunakan seperti, benang, ampas daun tarum, lumpur dan beberapa ember  yang telah terisi dengan air, mengikat benang sesuai dengan motif, perebusan  daun tarum, pencelupan benang ikat dalam lumpur, peremas benang ikat  v dalam lumpur, pencelupan benang ikat dalam daun tarum yang direbus, pencucian futus, penjemuran futus, pembukaan ikatan pada futus. 4. Pelaksanaan penenunan kain adat suku kemak sadi Berikut langkah-langka kegiatannya : Menyiapkan benang yang sudah diberi  zat pewarna, penggulungan benang, menata futus, penyatuan futus  menggunakan air beras (istilah kemak meti hutus), Kegiatan penyetelan istilah kemak ( luba ), kegiatan menenun, pencucian kain tenun, penjemuran  kain tenun, pemanfaatan kain tenun. Kain tenun ikat Suku Kemak bukan sekedar kain, tetapi sebuah karya seni.  Tiap helai kain dikerjakan dengan tangan selama berhari – hari. Kain tenun ikat  Suku Kemak menggunakan bahan benang dari kapas dengan teknik pewarna  alami. Masyarakat Suku Kemak khususnya di Desa Sadi menggunakan tanaman  tarum sebagai bahan pewarna alami kain tenun. Selain itu banyak tumbuh – tumbuhan yang bisa digunakan untuk bahan pewarna alami. Seperti kulit pohon  kuning, kulit kayu ibu kapi, daun gala-gala. Masyarakat Suku Kemak Sadi melakukan kegiatan menenun untuk memenuhi kebutuhan mereka, selain  digunakan sebagai pakian sehari-hari biasanya kain yang telah ditenun dijual di  pasar dengan harga yang cukup mahal yaitu : Rp650.000 -1.000.000 atau untuk  keperluan ritual adat istiadat.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[54453]]></ministry><studentID><![CDATA[182385017]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210727]]></identifier><departementID><![CDATA[KEHUTANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Politeknik Pertanian Negeri Kupang Repository - UPA Perpustakaan]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[MSDH BRI 21]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="510" url="" path="/REPOS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BRIGITA VEGA MANEK]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[KEHUTANAN.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[527]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-09 13:53:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-09 13:53:03]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>