{
    "biblio_id": 532,
    "title": "IDENTIFIKASI JENIS KAYU PADA INDUSTRI MEUBEL DI KABUPATEN KUPANG",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2021",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH YUL 21",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang memilik hutan tropis cukup  luas dan sebagai sumber berbagai macam kayu. Pengunaan kayu ditandai dengan  pemenuhan kebutuhan manusia akan tempat tinggal yang membutuhkan  perabotan rumah tangga, kayu pertukangan dan kayu bakar yang dikonsumsi  hingga saat ini. Hasil hutan kayu (HHK) adalah hasil hutan berupa kayu yang berasal dari  kawasan hutan.Kayu merupakan hasil hutan yang mudah diproses untuk dijadikan  barang sesuai dengan kemajuan teknologi. Jati adalah salah satu hasil hutan kayu  (HHK) yang banyak dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan  masyarakat sebagai bahan bangunan dan perabotan rumah tangga.Kayu Jati  memiliki kualitas yang lebih baik dari jenis kayu lainnya karena kayu jati  memiliki tekstur yang indah, kuat, tahan lama, tahan terhadap jamur, rayap ,  seranggadanmudah dikerjakan.Sehingga kayu jati ini menjadi pilihan terbaik bagi  masyarakat khususnya untuk kegiatan industri.  Tujuan praktek kerja lapang untuk mengidentifikasi jenis-jenis kayu yang  berada pada industri meubel di Kabupaten Kupang. Dan manfaat untuk  menambah ilmu pengetahuan dan wawasan tentang informasi asal dan jenis-jenis  kayu yang digunakan pada industri meubel di Kabupaten Kupang. Praktek kerja  lapang menggunakan dua metode pengumpulan data yaitu data sekunder dan data  primer. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara,  dokumentasi, dan studi pustaka. Identifikasi jenis kayu pada industri meubel di Kabupaten Kupang  dilakukan pada 15 industri meubel antara lain :UD Maulana R, UD Sari Lontar,  UD Sinar Mandiri, UD Jati Fucture, UD Cahaya Intan, UD Jati Mandiri, UD  Wahyu, UD 3 Bersaudara, UD 2 Bersaudara, UD Bagus Jaya, UD Dewi, UD  Deni, UD Barokah, CV Indah Jaya, dan CV MartiniJaya. Jenis kayuyang digunakan oleh 15 industri meubel di Kabupaten Kupang pada umumnya yaitu  kayu jati danGmelina,tetapi paling dominan yang digunakan yaitu jenis kayu Jati,  karena kualitas kayu. Jenis kayu yang digunakan oleh industri mebel rata-rata  berasal dari sawmil Lasiana, Naibonat, Bimoku, Tarus, dan Baumata.Sumber asal  vi bahan baku kayu yang masuk di sawmil dalam bentuk kayu log atau gelondongan dari daratan Timor. Jumlah kayu yang masuk di 15 industri meubel tersebut rata\uffferata2-3 m3 \/minggu dan 5-6 m3 \/bulan dalam bentuk kayu gergajian atau kayu  persegi empat dengan ukuran tertentu, yang diperoleh dengan menggergaji kayu  bundar atau kayu lainnya dalam bentuk papan sesuai dengan kebutuhan industri  meubel. Hasil produk yang dihasilkan dari 15 industri meubel tersebut antara lain  kursi, lemari, pintu, tempat tidur, peti, kusen jendela, dan kusen pintu.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "YULINDA K. DUKA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "YULINDA K. DUKA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-09 14:19:50",
    "last_update": "2025-09-09 14:19:50"
}