{
    "biblio_id": 538,
    "title": "PEMANENAN DAN PENGOLAHAN MADU LOKAL (Apis  cerana) DI KELOMPOK TANI GEMBIRA DESA UIBOA KECAMATAN SEMAU SELATAN",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2021",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH KAS 21",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Beternak lebah madu merupakan salah satu usaha yang menguntungkan karena  madu memiliki nilai gizi yang tinggi dan berkasiat untuk kesehatan. Budidaya lebah  madu sudah dilakukan oleh manusia sejak zaman dahulu kala dengan mulai  diperkenalkan di Indonesia pada Tahun 1841 dan berkembang hingga saat ini.  Mekakukan pemelihara sarang secara tradisional yang dibuat dari kayu berbentuk  kotak atau jerami gandum yang dipintal berbentuk keranjang (Pusat Perlebahan  Apriari Pramuka, 2007). Hingga saat ini, teknik budidaya lebah madu yang dilakukan  oleh masyrakat sudah dilakukan secara moderen yaitu dengan menggunakan stup dari  kayu yang berisi bingkai-bingkai sisiran yang dapat diangkat dan dipindahkan.  Tujuan dari praktek kerja lapang yaitu: 1). Untuk mengetahui teknik pemanenan dan  pengolahan madu lokal jenis apis cerana yang ada di kelompok tani gembira. 2).  Untuk mengetahui analisis ekonomi pemanenan dan pengolahan madu lokal jenis  Apis cerana yang ada di kelompok tani gembira. Kegiatan dilaksanakan bertempat di  kelompok tani gembira dan metode pengambilan data menggunakan dua jenis data  yaitu data primer dan data sekunder. Ada empat teknik pengumpulan data yang  dipakai pada kegiatan PKL pemanenan dan pengolahan madu lokal (Apis cerena)  yaitu : wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka.  Adapun hasil dari kegiatan praktek kerja lapang ini adalah pemanenan dan  pengolahan madu lokal Apis cerana yang terdapat di Kelompok Tani Gembira, Desa  Uiboa, Kecamatan Semau Selatan meliputi tahapan persiapan, penyiapan alat dan  bahan, pemeliharaan dan pemanenan. Jadi Kesimpulan Dari Kegiatan Praktek Kerja  Lapang yaitu: Teknik pemanenan dan pengolahan madu lokal (Apis cerena) harus  memperhatikan beberapa aspek pemanenan dan pengolahan dimulai dari pemilihan  lokasi pemanenan dan pengolahan yang tepat, persiapan alat dan bahan yang  digunakan, pemeliharaan, pemanenan dan pengolahan madu lokal. Analisis ekonomi  pemanenan dan pengolahan madu lokal mendapatkan keuntungan sebesar Rp.  3.726.000 persatu periode dengan B\/C Ratio 0.19 dan BEP produksi sebanyak  7.24\/botol dan BEP harga Rp. 18.100 Per botol.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "KASIMIRUS MANUEL"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "KASIMIRUS MANUEL",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-09 14:50:39",
    "last_update": "2025-09-09 14:50:39"
}