{
    "biblio_id": 539,
    "title": "BUDIDAYA LEBAH Apis cerana DI KELOMPOK TANI  GEMBIRA DESA UIBOA KECAMATAN SEMAU SELATAN",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2021",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH EDE 21",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Lebah madu merupakan sala satu sumber daya hutan yang potensial untuk  dikembangkan. Hal ini disebabkan karena sumber pakan lebah yang melimpah.  Budidaya lebah madu dapat memberikan manfaat langsung dan tidak langsung.  Manfaat langsung yang dihasilkan dari lebah madu antara lain: madu, royal jeli,  tepung sari (beepollen), lilin, perekat propolis, dan racun lebah, sedangkan  manfaat tidak langsung yaitu yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya  hutan dan peningkatan produktifitas tanaman melalui simbiosis yang saling  menguntungkan antara tanaman dan lebah madu akan membantu proses  penyerbukan bunga tanaman. Tujuan dari praktek budidaya lebah Apis cerana adalah untuk mengetahui teknik budidaya lebah Apis cerana di Kelompok Tani  Gembira Desa Uiboa kecamatan semau selatan Kabupaten Kupang. Kegiatan  Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan di Kelompok Tani Gembira, dimulai  dari tanggal 26 Maret sampai tanggal 27 April 2021. Metode pengambilan data  mengunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Ada empat teknik  pengumpulan data yang dipakai pada kegiatan PKL budidaya lebah madu (Apis  cerana) yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, dan study pustaka. Hasil dari  kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini adalah budidaya lebah madu (Apis cerana) yang berada di Kelompok Tani Gembira, Desa Uiboa, Kecamatan Semau Selatan,  Kabupaten Kupang meliputi: tahap persiapan, penyiapan alat dan bahan,  pembuatan stup, penangkaran ratu, manajemen koloni, pemanenan madu,  pemasaran dan analisis ekonomi untuk mengetahui kelayakan usaha. Jadi  kesimpulan dari Praktek Kerja Lapangan PKL ini bahwa: Dalam teknik budidaya  lebah madu (Apis cerana) harus memperhatikan beberapa aspek budidaya lebah  madu dimulai dari pemilihan lokasi budidaya yang tepat, persiapan alat dan bahan  yang digunakan, pembuatan stup, pemindahan lebah, penangkaran lebah ratu,  manajemen koloni yang tepat dan pemanenan.  Dari hasil analisis ekonomi budidaya lebah Apis cerana didapatkan  keuntungan sebesar Rp. 3.740.000 per periode, dengan B\/C Ratio sebesar Rp.  2.968. dan BEP Produksi sebanyak =Rp. 12, 6 Per\/Botol dengan BEP harga  sebesar =Rp. 25.200 Per\/Botol. Budidaya lebah Apis cerana ini layak  dikembangkan karena R\/C Ratio sebesar Rp. 3.96",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "EDELBERTUS MEZE"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "EDELBERTUS MEZE",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-09 14:53:57",
    "last_update": "2025-09-09 14:53:57"
}