{
    "biblio_id": 542,
    "title": "PENGELOLAAN MAMAR OLEH MASYARAKAT  DESA BAUMATA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2021",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH VAL 21",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Dalam pemanfaatan hutan masyarakat menggunakan banyak metode dan  salah satu yang dilakukan oleh masyarakat agar hasil hutannya dapat  dimanfaatkan di masa mendatang adalah mamar. Mamar merupakan bentuk  pengelolaan sumberdaya lahan yang memaduserasikan kepentingan manusia dan  lingkungan (Njurumana, 2009). Dalam hal ini yang akan dilihat adalah  pengelolaan mamar di daerah sekitar pulau Timor, karena bagi masyarakat Timor  mamar memiliki makna strategis. Mamar juga diartikan sebagai suatu bentuk atau  pola usahatani terpadu yang dikembangkan pada suatu hamparan lahan disekitar  sumber mata air.   Didaerah Timor sendiri terdapat banyak sekali masyarakat yang memiliki  lahan mamar salah satunya adalah di Desa Baumata Kabupaten Kupang. Dalam  suatu lahan mamar terdapat banyak sekali terdapat tanaman, jenis tanaman yang  paling dominan dalam mamar adalah kelapa,pinang, sirih, dan pisang serta  tanaman hutan lainnya, yang diusahakan secara campuran dan terpadu dalam satu  sistem. Salah satu keunggulan yang dimiliki mamar adalah nilai keberlanjutan  yang cukup tinggi. Keberlanjutan tersebut berkaitan dengan nilai sosial budaya,  pendapatan, dan konservasi lingkungan sesuai dengan persepsi masyarakat lokal  terhadap sumber daya alam dan lingkungan (Njurumana, 2008, Sumu 2011). Jasa  lingkungan mamar adalah sumber air yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat  untuk irigasi pertanian. Selain itu produk dari sistem mamar juga memiliki nilai  pasar yang cukup baik. Mamar juga memiliki banyak sekali kontribusi di berbagai aspek seperti  ekologis, ekomomi, dan di aspek sosial budaya, mamar menjadi bagian yang  sangat penting mengingat proses pengelolaanya yang diwariskan secara temurun\ufffetemurun dan melekat kuat dengan budaya masyarakat Timor terutama di daerah  Desa Baumata. Hal ini didukung oleh jenis tanaman yang dikembangkan dalam  mamar, seperti tanaman pinang dan tanaman sirih yang menjadi sarana utama  dalam urusan adat istiadat. Mamar memiliki komponen yang cukup lengkap dan  didominasi oleh komponen tanaman tahunan. Tanaman tahunan merupakan  komponen yang paling penting dalam unit mamar.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "VALERIANUS PETRUS LANGKAMAU"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "VALERIANUS PETRUS LANGKAMAU",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-09 15:02:49",
    "last_update": "2025-09-09 15:02:49"
}