{
    "biblio_id": 549,
    "title": "POLA KEMITRAAN KEHUTANAN DALAM PENGELOLAAN  HUTAN DI KHDTK DIKLAT SISIMENI SANAM PADA  KELOMPOK TANI HUTAN PALOIL TOB DI DESA SILLU KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG",
    "type": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "gmd_name": "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2022",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MSDH KUR 22",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Pengelolaan hutan pada dasarnya menjadi kewenangan pemerintah, karena  sasaran yang ingin dicapai dalam pengelolaan hutan adalah peningkatan  kesejahteraan masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan hutan, maka  dari itu pengelolaan hutan harus dilaksanakan secara optimal (Wahanisa, 2015).  Peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengatasi gangguan yang mengancam  keberadaan hutan. Salah satu cara pemerintah adalah dengan mengeluarkan  kebijakan mengijinkan masyarakat di sekitar hutan dalam mengelola kawasan  hutan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari (Hamzah, 2014). Tujuan dari Praktek  Kerja Lapang (PKL) adalah untuk mengetahui pola kemitraan kehutanan dalam  pengelolaan hutan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK)  Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sisimeni Sanam pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Paloil Tob di Desa Sillu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Metode  pengumpulan data yang dilakukan selama kegiatan PKL berlangsung adalah  metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari kegiatan PKL yaitu pola kemitraan kehutanan dalam  pengelolaan hutan di KHDTK Diklat Sisimeni Sanam pada KTH Paloil Tob di  Desa Sillu Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang adalah pola kemitraan inti  plasma dimana kerjasama pemerintah Balai Diklat Lingkungan Hidup dan  Kehutanan (BDLHK) sebagai inti untuk menyediakan dan memberikan ijin  kepada KTH Paloil Tob dengan izin penggunaan kawasan KHDTK Diklat  Sisimeni Sanam, sedangkan KTH Paloil Tob sebagai plasma yaitu menyediakan  modal, biaya, dan pengadaan sarana produksi untuk pengelolaan tanaman jambu  mete yang digabungkan dengan tanaman pertanian berupa jahung, kacang\ufffekacangan, dan tanaman rempah-rempah (jahe, kunyit, lengkuas, serei, dan petatas)  meliputi penanaman, pemeliharaan, pemanenan pasca panen, pengolahan dan  pemasaran.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "KURNIA HARUN"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "KURNIA HARUN",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "Hutan",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "KABUPATEN KUPANG",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "KEHUTANAN",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-15 08:54:04",
    "last_update": "2025-09-15 08:54:04"
}