<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="584">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN MATA AIR SELI KIIK DI DESA RAINAWE KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>METILDA FULAROSA MAIS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aah Ahmad Almulqu, S.Hut., M.Si., Ph.D</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Flora Evalina Ina Kleruk, S.Hut., M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ika Kristinawant, S.Hut, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mahardika Putra Purba, S.Hut., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>UPA. Perpustakaan Politani Kupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[KUPANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[8]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kearifan lokal merupakan tata nilai atau perilaku hidup masyarakat lokal  dalam berinteraksi dengan lingkungan tempatnya hidup secara arif. Mata air Seli  Kiik di Desa Rainawe berada dalam Kawasan hutan Seli. Mata air Seli Kiik ini  sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sejak masa penjajahan Belanda sampai saat  ini. Mata air tersebut dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari oleh masyarakat  sekitar. Beberapa dari masyarakat memanfaatkan sumber air untuk menyiram  tanaman atau sayuran di lahan atau ladang dan ada juga yang menggunakan untuk  kebutuhan ternak mereka.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat dalam  pelestarian mata air Seli Kiik, kearifan lokal masyarakat dalam pelestarian mata  air Seli Kiik dan strategi masyarakat dalam pelestarian mata air Seli Kiik.  Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada bulan September 2022.  Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif  kualitatif dan analisis Strenght Weaknees Opportunity Threats. Hasil Penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat terhadap pelestarian mata air Seli Kiik termasuk dalam kriteria sangat setuju yaitu sebanyak  76% masyarakat menyatakan bahwa tetap menjaga kearifan lokal yang ada untuk  melestarikan mata air Seli Kiik. Persepsi masyarakat terkait sosial ekonomi dalam kriteria sangat setuju, hal ini berdasarkan hasil analisis di peroleh sebanyak 86% masyarakat mengatakan perlu ada sosialisasi dari penyuluhan terkait sumber mata  air. Persepsi masyarakat terhadap hukum dengan pernyataan pemerintah  memberlakukan peraturan tentang pemanfaatan dan pelestarian mata air dengan kriteria setuju atau 57%. Kegiatan kearifan lokal yang dilakukan oleh masyarakat  dalam pelestarian mata air Seli Kiik ini antara lain menanam pohon yang  berdampak kepada infiltrasi. Pohon yang masyarakat tanam berdasarkan  pengetahuan yang masyarakat miliki yaitu pohon beringin (Ficus benjamina)  kemudian gotong royong membersihkan mata air yang didahului dengan  melakukan tradisi adat. Hasil analisis SWOT dalam penyusunan strategis  pelestarian mata air, didapatkan strategi prioritas yang dapat dilakukan dalam  pelestarian mata air yaitu strategi SO (Strength–Threats). Strategi ST tersebut  antara lain; Menjalin hubungan kerja sama dengan stakeholder (Pemangku adat,  Penjaga mata air, dan Kepala Desa) agar dapat meningkatkan pelestarian mata air,  meningkatkan kesadaran, pemahaman, kepedulian dan partisipasi masyarakat  yang arif lingkungan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[MATA AIR]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[54352]]></ministry><studentID><![CDATA[182381253]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230727]]></identifier><departementID><![CDATA[KEHUTANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Politeknik Pertanian Negeri Kupang Repository - UPA Perpustakaan]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[PH MET 23]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="569" url="" path="/REPOS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[METILDA FULAROSA MAIS]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[KEHUTANAN.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[584]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-22 10:14:07]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-22 10:14:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>