{
    "biblio_id": 598,
    "title": "ANALISIS KERAPATAN VEGETASI PADA LAHAN REHABILITASI HUTAN LINDUNG GAPUNG  RTK. 18 BEKAS KEBAKARAN DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH WEN 24",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Penelitian ini dilatarbelakangi oleh deforestasi Hutan Lindung di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor seperti perambahan hutan, konversi hutan menjadi pemukiman, kebakaran hutan, dan juga disebabkan oleh manusia. Kebakaran suatu lahan mengakibatkan hilangnya keanekaragaman hayati sehingga pengelola kawasan melakukan rehabilitasi. Rehabilitasi hutan dapat meningkatkan kerapatan vegetasi pada suatu lahan dan perubahan kerapatan vegetasi. Perubahan vegetasi pada suatu  lahan juga akan mengindikasikan tingkat kerapatan vegetasi di Hutan Lindung juga mengalami perubahan. Sehingga untuk mengindikasikan perubahan suatu vegetasi dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan juga memanfaatkan citra landsat 8. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kerapatan vegetasi pada saat kebakaran dan pasca rehabilitasi pada hutan Lindung Gapung  RTK 18 bekas kebakaran dengan NDVI dengan untuk mengetahui perubahan  kerapatan vegetasi pada lahan rehabilitasi Hutan Lindung Gapung RTK.18 bekas  kebakaran dengan metode diferenxe dan Perbandingan perubahan Kerapatan Vegetasi Hasil Analisis Vegetasi Dilapangan dengan NDVI pada lahan rehabilitasi  Hutan Lindung Gapung RTK. 18 bekas Kebakaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kerapatan vegetasi tahun 2019 yaitu tingkat kerapatan kerapatan vegetasi rendah memiliki luasan 4 ha, tingkat kerapatan vegetasi sedang dengan luasan 2 ha dan tingkat kerapatan vegetasi tinggi memiliki luasan 4 ha. Sedangkan Kerapatan vegetasi 2024, luasan setiap tingkat kerapatan vegetasi mengalamai penurunan berdasarkan hasil analisis NDVI yaitu tingkat kerapatan vegetasi rendah dari luasan 4 ha, tingkat kerapatan vegetasi sedang dari luasan 2 ha. Perubahan kerapatan vegetasi menurut analisis diference untuk setiap tingkat kerapatanadalah tingkat kerapatan vegetasi rendah memiliki luasan -0,5 ha\/tahun atau 30,12 %\/tahun, tingkat kerapatan vegetasi sedang dengan luasan 0,83 ha\/tahun dengan persentse 50%\/tahun dan tingkat kerapatan vegetasi tinggi memiliki luasan  0,33 ha dengan persentase 19,87%\/tahun, dan berdasarkan hasil perubahan tutupan lahan pasca rehabilitasi pada hutan Lindung Gapung RTK. 18, perubahan kondisi  vegetasi yang dimaksud terbukti pertumbuhan pasca dengan rehabilitasi berdasarkan  hasil oservasi di lapangan dari setiap tingkat kerapatan rendah, tingkat kerapatan  sedang, tingkat kerapatan tinggi masih didominansi oleh tingkat semai dan pancang,  dan hasil suksesialam itu sendiri.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "WENSESLAUS MARUT"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "WENSESLAUS MARUT",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "Hutan",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-23 08:42:36",
    "last_update": "2025-09-23 08:42:36"
}