{
    "biblio_id": 602,
    "title": "IDENTIFIKASI KESEHATAN POHON JOHAR ( Cassia siamea) DI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS  SISIMENI SANAM BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN  LINGKUNGAN HIDUP KEHUTANAN WILAYAH  KABUPATEN KUPANG",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH ROM 24",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) telah ditetapkan untuk  keperluan penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan serta  kepentingan religi dan budaya setempat. Tegakan yang mendominasi di  KHDTK Sisimeni Sanam adalah tegakan Johar, Pohon johar memilki manfaat  seperti pengendalian erosi, inang bagi kayu cendana. Johar ditanam secara  agroforesty, tumpangsari, untuk naungan dan menjadi tanaman tepi atau  penghalang angin di perkebunan. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik,  membutuhkan pohon dengan kondisi sehat. Oleh karena itu, dibutuhkan data  terkait dengan informasi dari segi kesehatan pohon agar tetap bisa menjalan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait kondisi dan faktor penyebab kerusakan serta tingkat kesehatan dan tipe-tipe kerusakan pohon johar yang terjadi di KHDTK Sisimeni Sanam. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Data hasil pengamatan didapatkan jumlah kerusakan sebanyak 146  kasus terdiri 5 tipe kerusakan yaitu resinosis atau gumosis (89 pohon), luka  terbuka (30 pohon), kanker (18 pohon), cabang patah atau mati (5 pohon) dan  hilangnya pucuk dominan\/mati pucuk (4 pohon). Persentasi tingkat keparahan  kerusakan pohon johar tertinggi berada pada nilai ambang keparahan kerusakan  10-19% sebanyak 108 pohon kemudian pada nilai ambang keparahan 01-09 %  sebanyak 31 pohon dan pada nilai ambang batas 20-29% sebanyak 7 pohon. Pada  penilaian tingkat klaster Nilai CLI (Cluster plot level) nilai CLI yang diperoleh  sebesar 0,60 berada dibawah < 2,00 yang berarti kerusakan yang dialami tegakan  johar pada kawasan hutan tanaman johar Sisimeni sanam masih dalam kategori  rendah.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ROMANUS BEKI KOTEN"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "ROMANUS BEKI KOTEN",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-23 09:08:10",
    "last_update": "2025-09-23 09:08:10"
}