{
    "biblio_id": 608,
    "title": "PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN TERHADAP  KEBERADAAN MAKROZOOBENTHOS DI HUTAN  MANGROVE TANAH MERAH HASIL REHABILITASI",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH NOL 24",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa makrozoobenthos merupakan  organisme yang mudah melekat atau beristirahat pada dasar perairan atau di  permukaan substrat dasar perairan.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas,  keanekaragaman makrozoobenthos, mengetahui pengaruh kondisi lingkungan terhadap keberadaan makrozoobenthos di kawasan hutan Mangrove Tanah Merah  dan jenis-jenis makrozoobenthos yang ada di kawasan tersebut. untuk mengetahui  struktur komunitas, keanekaragaman makrozoobenthos analisis yang digunakan  yaitu kelimpahan individu, kelimpahan relatif, indeks keanekaragaman, indeks  keseragaman, dan indeks dominasi. Kondisi lingkungan parameter yang di ambil  yaitu salinitas, ketebalan lumpur, oksigen terlarut dan pH.  Pada klaster 2004,2006 dan 2008 petak depan Total keseluruhan dari indeks  keanekaragaman (H') sebesar 2,287 indeks keanekaragaman tertinggi terdapat  pada jenis Cerithium carnaticum dengan nilai 0,336 klaster 2004,2006 dan 2006 petak tengah indeks keanekaragaman tertinggi terdapat pada jenis Cerithium  carnaticum dengan nilai 0,313 sedangkan pada klater 2006, 2004 dan 2008 petak  belakang indeks keanekaragaman tertinggi terdapat pada jenis Cerithium  scabridum dengan nilai 0,298.  Hasil analisis ragam menggunakan program SPSS pada klaster 2004,2006  dan 2008 petak depan menghasilkan signifikan 0,002 lebih kecil dari 0,01 yang  berarti bahwa secara keseluruhan ada hubungan linear yang sangat nyata, Klaster  2004, 2006 dan 2008 petak tengah menghasilkan signifikan 0,011 lebih besar dari  0,05 yang berarti bahwa secara keseluruhan tidak ada hubungan linear yang  nyata, Klaster 2004, 2006 dan 2008 petak belakang menghasilkan signifikan  0,171 lebih besar dari 0,05",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "NOLDIANTO BANAMTUAN"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "NOLDIANTO BANAMTUAN",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-23 09:45:55",
    "last_update": "2025-09-23 09:45:55"
}