{
    "biblio_id": 615,
    "title": "STRATEGI PENGEMBANGAN HUTAN KEMASYARAKATAN  DALAM PROGRAM PERHUTANAN SOSIAL DI UNIT  PELAKSANA TEKNIS DAERAH KESATUAN PENGELOLAAN  HUTAN WILAYAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN  (Studi Kasus Gapoktan Olif Tataf, Desa Bikekneno)",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH MAR 24",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Hutan Kemasyarakatan (HKm) adalah hutan negara dimana pemanfaatan utama  ditujukan untuk memberdaya masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui program-program kerja yang sudah diterapkan dan menganalisis strategi  yang dapat diggunakan dalam pengembangan program HKm yang dikelola oleh  Gapoktan Olif tataf. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan, dimulai dari  bulan Desember sampai Februari 2024. Data yang diggunakan adalah data primer  dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara berdasarkan  kuesioner dan observasi langasung ke lokasi HKm. Jumlah responden pada  penelitian ini adalah 103 orang yang merupakan anggota gapoktan data yang  dikumpulkan dari responden kemudian dianalisis menggunakan SWOT untuk  mengetahui faktor internal dan faktor eksternal dalam program pengembangan HKm.  Hasil penelitian menunjukan bahwa program kerja yang suda diterapkan bersama  anggota Gapoktan Olif Tataf meliputi, pembentukan anggota KTH, kegiatan  konservasi, kegiatan perlindungan dan pengamanan kawasan hutan, program  strukturan dan pertemuan rutin. Dari program tersebut ada beberapa program yang  belum dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang suda ditetapkan. Hasil tujuan  kedua strategi pengembangan HKm melalui program perhutanan sosial bersama  Gapoktan Olif Tataf, di Desa Bikekneno adalah strategi (SO) atau strategi  pengembangan agresif dengan nilai faktor internal 0,48 dan eksternal 0,35. Dimana  situasi ini sangat menguntungkan, sehingga dengan kekuatan yang dimiliki dapat  memanfaatkan peluang yang ada menjadi keunntungan bagi program HKm",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "MARIA CHAROLINA TIMBU"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "MARIA CHAROLINA TIMBU",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "Hutan",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-24 08:42:44",
    "last_update": "2025-09-24 08:42:44"
}