<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="619">
<titleInfo>
<title><![CDATA[STUDI KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG  DI KAWASAN TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA)  PROF. IR. HERMAN YOHANES]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HENDRIKUS JEMEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yudhistira A. N. Rua Ora, S.Hut., G.Dip.For., M.For</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Blasisus Paga, S.Hut., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Melkianus Pobas, ST., M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Flora Evalina Ina Kleruk, S.Hut., M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>UPA. Perpustakaan Politani Kupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[KUPANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[8]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Indonesia merupakan salah satu Negara dengan tingkat keanekaragaman hayati  yang tinggi, Salah satunya adalah spesies burung. Pada tahun 2022 tercatat 1818 jenis  burung yang ditemukan di wilayah Indonesia. Pulau Timor Memiliki 35 spesies  burung endemik Nusa Tenggara dan terdapat tujuh jenis burung endemik pulau  Timor. Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Prof. Ir. Herman Yohanes merupakan  salah satu kawasan pelestarian alam yang terletak di pulau Timor, dengan luas kawasan 2038 ha yang memiliki potensi burung. Beberapa jenis burung di pulau  Timor tidak ditemukan di kawasan Tahura Prof. Ir. Herman Yohanes akibat dari  kerusakan yang serius pada habitatnya, penurunan tutupan hutan yang diakibatkan  oleh illegal logging, tekanan pemburuan dan tekanan pengembalaan. Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis, kekayaan jenis dan  kemerataan jenis burung di kawasan Tahura Prof. Ir. Herman Yohanes. Metode yang  digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi antara titik hitung dan garis  transek. Penempatan sampling diletakan secara sistematis sesuai panjang dan lebar  kawasan dengan jarak antar transek 500 meter dan jarak antara titik hitung 250 meter.  Jadi total garis transek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 21 transek dan 208  titik hitung. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah keanekragaman  jenis, kekayaan jenis dan kemerataan jenis. Berdasarkan hasil penelitian di Tahura  Prof. Ir. Herman Yohanes didapatkan 18 jenis burung dengan total terdapat 707  individu dari 14 family. Jenis burung yang paling banyak ditemukan adalah jenis  Lichmera flavicans dengan jumlah 118 individu dan jenis yang paling sedikit  ditemukan adalah jenis Tyto sorocula terdapat 1 individu. Keanekaragaman jenis  burung di Tahura Prof. Ir. Herman Yohanes pada umumnya tergolong sedang (H′ 2,39), kekayaan jenis tergolong rendah (R 2,59) dan kemerataan jenis tergolong  sedang (E 0,83).</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[54352]]></ministry><studentID><![CDATA[182381229]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240315]]></identifier><departementID><![CDATA[KEHUTANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Politeknik Pertanian Negeri Kupang Repository - UPA Perpustakaan]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[PH HEN 24]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="605" url="" path="/REPOS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[HENDRIKUS JEMEO]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[KEHUTANAN.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[619]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-24 09:17:02]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-09-24 09:17:02]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>