{
    "biblio_id": 620,
    "title": "RANCANGAN PROGRAM PENDIDIKAN KONSERVASI BAGI SEKOLAH DASAR INPRES (SDI) OESAPA KECIL 1 KOTA KUPANG",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH HAN 24",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Pendidikan merupakan wadah bagi manusia untuk mengembangkan ilmu  pengetahuan secara afektif, kognitif, psikomotorik dan perubahan tingkah laku  sesuai Pendidikan yang ditempuh, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana  untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik  mengembangkan potensi diri secara aktif untuk mengembangkan sikap spiritual  keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta  keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Sebab itu,  pendidikan saat ini sudah menjadi suatu keharusan bagi setiap lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi biofisik dan sosial\ufffebudaya di lingkungan SD Inpres Oesapa Kecil 1 yang dapat dikembangkan  sumber ajar dan media pembelajaran, menyusun rancangan program pendidikan  konservasi yang tepat diterapkan di SD Inpres Oesapa Kecil 1. Jenis data yang  digunakan adalah data primer dan data skunder, teknik pengumpulan data primer  yaitu observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi, sedangkan teknik  pengumpulan data skunder yaitu studi pustka. Teknik analisis data yang  digunakan yaitu analisis SWOT. Hasil penelitian menjelaskan bahwa 1. SD Inpres  Oesapa Kecil 1 Kupang memiliki potensi biofisik dan sosial budaya yang  potensial untuk menunjang pelaksanaan pendidikan konservasi. 2.Program  pendidikan konservasi dilakukan dengan pendekatan integratif yaitu menyisipkan  materi konservasi pada mata ajaran yang sudah ada dan melalui kegiatan  ekstrakulikuler. Namun, pelaksanaan Pendidikan Konservasi perlu adanya  dukungan dan persetujuan para pihak, baik pihak internal maupun eksternal  sekolah.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "HANDRIANO HARSAN"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "HANDRIANO HARSAN",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-24 09:23:02",
    "last_update": "2025-09-24 09:23:02"
}