{
    "biblio_id": 635,
    "title": "PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP KANDUNGAN FRAKSI  SERAT CAMPURAN BATANG PISANG (Musa Paradisiaca) DAN AMPAS TAHU",
    "type": "TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2023",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "TPT KRI 23",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh lama fermentasi  terhadap fraksi serat campuran batang pisang dan ampas tahu.Penelitian ini telah  dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan pakan Ternak Politeknik Pertanian  Negeri Kupang selama 3 bulan dari bulan Mei sampai Juli 2021. Penelitian  menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4  perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuannya adalah P0: lama fermentasi 0 hari, P1:  lama fermentasi 7 hari, P2: lama fermentasi 14 hari dan P3: lama fermentasi 21  hari. Variabel yang diamati adalah NDF, ADF, Hemiselulosa, Selulosa, dan  Lignin. Data fraksi serat dianalisis menggunakan uji Analisis Varians (ANOVA)  dan DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan tingkat 5%.Hasil menunjukkan  bahwa lama fermentasi meningkatkan ADF, NDF, selulosa, hemiselulosa, dan  lignin campuran batang pisang dan ampas tahu. Berdasarkan kandungan  hemiselulosa, dapat dikatakan bahwa fermentasi terbaik adalah 14 hari. Namun,  ini diikuti oleh tingginya tingkat fraksi serat lainnya.",
    "image": "PETERNAKAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "KRISTIANUS ARISTO WOLO"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "KRISTIANUS ARISTO WOLO",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-25 13:42:57",
    "last_update": "2025-09-25 13:42:57"
}