{
    "biblio_id": 647,
    "title": "PERSEPSI KELOMPOK TANI SABAR SUBUR TERHADAP  PEMANFAATAN LEMNA SP SEBAGAI PAKAN TAMBAHAN  TERNAK BABI DI DESA BADARAI KECAMATAN WEWIKU  KABUPATEN MALAKA (PERCEPTION OF THE SABAR SUBUR FARMER GROUP TOWARDS THE UTILIZATION OF LEMNA SP AS SUPPLEMENTARY FEED FOR PIGS IN BADARAI VILLAGE, WEWIKU DISTRICT, MALAKA REGENCY)",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2020",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PPLK ELF 20",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Badarai, Kecamatan Wewiku,  Kabupaten Malaka, yang dimulai dari bulan Juni \u2013 Juli 2020.Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui persepsi petani terhadap pemanfaatan Lemna  spsebagai pakan tambahan ternak babi dan untuk mengetahui faktor-faktor yang  mempengaruhi persepsi petani terhadap pemanfaatan Lemna sp sebagai pakan  tambahan ternak babi.Sampel dalam penelitian adalah anggota kelompok tani dari  satu kelompok tani sebanyak 25 responden. Data penelitian dianalisis  menggunakan skoring dan untuk mengidentifikasi tingkat hubungan antara respon  petani dengan faktor internal\u2013eksternal menggunakan analisis Rank  Sperman.Hasil penelitian menunjukan bahwa petani memiliki persepsi yang baik  terhadap pengembangan teknologi tanaman Lemna sp sebagai pakan tambahan  ternak babi. Persepsi ini diukur dari tingkat pengetahuan berkategori tinggi (skor  2,64), dan sikap menerima teknologi juga berkategori tinggi (skor 2,66).  Disamping itu karakteristik teknologi yang tergolong baik diukur dari segi  keuntungan relatif (2,27), tingkat kesesuaian (2,05), tingkat kerumitan (2,00),  tingkat ketercobaan (2,00) yang semuanya berkategori sedang. Sedangkan  keteramatan berada pada kategori tinggi (2,44). Selanjutnya faktor internal yang  paling berhubungannya dengan persepsi masyarakat adalah umur. Faktor  eksternal yang paling berhubungan adalah tingkat keteramatan dari teknologi ini.",
    "image": "MPLK.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "ELFRIDUS FAHIK"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "ELFRIDUS FAHIK",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-09-30 09:43:38",
    "last_update": "2025-09-30 11:30:04"
}