{
    "biblio_id": 658,
    "title": "EVALUASI PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN  BERDASARKAN ASPEK TATA KELOLA KELEMBAGAAN DAN TATA KELOLA KAWASAN PADA KELOMPOK HUTAN KEMASYARAKATAN TUAR TANA DI KABUPATEN SIKKA",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2024",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PH WIL 24",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "",
    "notes": "Salah satu dari lima skema program Perhutanan Sosial adalah skema Hutan  Kemasyarakatan. Hutan Kemasyarakatan (HKm) merupakan hutan negara yang  bertujuan untuk memperkuat masyarakat sekitar hutan. Masalah yang terjadi dalam  pengelolaan HKm Tuar Tana di Desa Hikong adalah belum adanya evaluasi,  pendapatan yang rendah, laporan hasil panen belum tersedia, adanya praktik ladang  berpindah, pembukaan lahan dengan cara membakar, belum ada anggaran dasar  rumah tangga (ADRT), serangan hama monyet, serta belum ada upaya penanganan  penyakit pada tanaman kopi (Coffea canephora) dan kakao (Theobroma cacao).  Tujuan yang dicapai dalam penelitian untuk mengetahui kinerja pengelolaan HKm,  faktor pendukung dan penghambat pengelolaan HKm pada Kelompok tani HKm  Tuar Tana di Desa Hikong. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, yang  melibatkan penggunaan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Tujuannya adalah  untuk menunjukkan keadaan sebenarnya dari program HKm atau objek di  kelompok tani HKm Tuar Tana di Desa Hikong, Kecamatan Talibura, Kabupaten  Sikka. Analisis data berdasarkan dari pedoman monitoring dan evaluasi  penyelenggaraan PHBM oleh Sudarsono (2016). Hasil dari penilaian evaluasi dan  analisis data terkait pengelolaan HKm pada kelompok tani HKm Tuar Tana di desa  Hikong, diketahui kinerja pengelolaan HKm Tuar Tana nilai total rata-rata 260,43.  Secara keseluruhan kinerja HKm Tuar Tana dapat dikategorikan \u201cCukup Baik\u201d.  Hasil ini menunjukkan bahwa HKm Tuar Tana memiliki kekuatan dalam penataan  areal kelola, mutu zona perlindungan, dan pengembangan pemanfaatan usaha  kawasan. Namun perlu meningkatkan kinerja dalam pengembangan usaha HHBK  dan perlindungan tanaman.",
    "image": "KEHUTANAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "WILHELMUS WEKI"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "WILHELMUS WEKI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "Hutan",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "KEHUTANAN",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-11-04 09:02:08",
    "last_update": "2025-11-04 09:02:08"
}