{
    "biblio_id": 695,
    "title": "ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA TEMPE  KEDELAI, TEMPE KACANG NASI, DAN TEMPE  KACANG TURIS",
    "type": "LAPORAN PENELITIAN TERAPAN",
    "gmd_name": "LAPORAN PENELITIAN TERAPAN",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "TRP STE 25",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "635",
    "notes": "Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan gizi tempe yang dibuat  dari tiga jenis kacang yang berbeda, yaitu kacang kedelai, kacang nasi, dan kacang turis,  serta menentukan jenis kacang yang menghasilkan tempe dengan kandungan gizi terbaik.  Tempe dibuat melalui proses fermentasi menggunakan jamur Rhizopus sp. setelah melalui  tahap sortasi, perendaman, perebusan, pendinginan, inokulasi ragi, dan fermentasi selama  24 jam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis  proksimat untuk menentukan kadar protein, lemak, udara, abu, dan karbohidrat. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa tempe kacang memiliki kandungan protein tertinggi  sebesar 18,28%, menjadikannya sumber protein nabati terbaik dibandingkan tempe  kacang nasi (12,34%) dan tempe kacang turis (10,73%). Tempe kacang nasi lebih  dominan dalam kandungan karbohidrat sebesar 32,45%, menjadikanya sebagai sumber  energi potensial, sedangkan tempe kacang turis memiliki kadar abu tertinggi, yaitu 1,22%,  yang menunjukkan potensinya sebagai sumber mineral yang baik. Berdasarkan hasil ini,  tempe kacang kedelai dinilai memiliki kandungan gizi terbaik secara keseluruhan, namun  tempe kacang nasi dan kacang turis tetap memberikan manfaat nutrisi yang beragam dan  mendukung diversifikasi pangan lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan  informasi ilmiah mengenai kandungan gizi tempe berbahan lokal serta mendorong  pemanfaatan kacang-kacangan lokal sebagai alternatif pangan bergizi tinggi untuk  meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat.",
    "image": "TPH.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "STEFANUS EVANDI MASOT"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "STEFANUS EVANDI MASOT",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "Tempe Kacang Turis",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "Tempe Kacang Nasi",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "Tempe Kedelai",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-11-11 10:12:54",
    "last_update": "2025-11-11 10:12:54"
}