{
    "biblio_id": 698,
    "title": "PENGARUH SUHU DAN LAMA WAKTU PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIAWI  DAN ORGANOLEPTIK SERBUK TEH DAUN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA)",
    "type": "LAPORAN PENELITIAN TERAPAN",
    "gmd_name": "LAPORAN PENELITIAN TERAPAN",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "TRP MAR 25",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "635",
    "notes": "Teh daun kopi Arabika merupakan salah satu minuman herbal alternatif yang  mulai dilirik karena mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol,  tanin, dan kafein dalam kadar lebih rendah dibandingkan biji kopi, sehingga  berpotensi sebagai minuman fungsional dengan manfaat kesehatan. Namun, mutu  kimiawi dan sifat organoleptik teh daun kopi sangat dipengaruhi oleh proses  pengeringan, terutama faktor suhu dan lama waktu pengeringan. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu (50\u00b0C, 60\u00b0C, dan 70\u00b0C) dan  lama pengeringan (6 jam dan 8 jam) terhadap mutu kimia (aktivitas antioksidan,  kadar tanin, kadar kafein) serta mutu sensori (warna dan aroma) teh daun kopi  Arabika, sekaligus menentukan perlakuan terbaik yang menghasilkan produk  dengan mutu seimbang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan lama pengeringan berpengaruh  terhadap karakteristik kimia dan sensori teh daun kopi Arabika. Perlakuan 50\u00b0C  selama 8 jam (S1T2) menghasilkan skor kesukaan tertinggi untuk warna (4,45) dan  aroma (4,20), serta aktivitas antioksidan sangat kuat dengan rata-rata inhibisi  88,31%. Kadar tanin pada perlakuan terbaik tercatat sebesar 0,857 mg\/L, sedangkan  kadar kafein rata-rata 25,43 ppm, jauh lebih rendah dibandingkan teh Camellia  sinensis, sehingga mendukung klaim teh daun kopi sebagai minuman rendah kafein.   Kesimpulannya, kombinasi suhu 50\u00b0C dengan lama pengeringan 8 jam  merupakan perlakuan optimal untuk menghasilkan teh daun kopi arabika dengan  mutu kimia yang baik dan cita rasa yang dapat diterima konsumen.",
    "image": "TPH.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "MARIANUS JEHADUN"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "MARIANUS JEHADUN",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "Kopi Arabika",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-11-11 10:30:34",
    "last_update": "2025-11-11 10:30:34"
}