{
    "biblio_id": 748,
    "title": "PERILAKU PETANI DESA BESMARAK KECAMATAN NEKAMESE KABUPATEN KUPANG DALAM PENGENDALIAN HAMA ULATBUAH PADA TANAMAN TOMAT",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PPLK YEH 25",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "635",
    "notes": "Kajian tentang perilaku petani sangatlah penting karena faktor-faktor ini  berdampak pada efektivitas strategi pengendalian yang diterapkan dan berpotensi  mempengaruhi kesejahteraan lingkungan serta petani itu sendiri. Penelitian ini  bertujuan untuk memahami perilaku petani dalam mengendalikan hama ulat buah  pada tanaman tomat dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi  perilaku tersebut. Metode penelitian menggunakan survei dan pengumpulan data  melalui kuesioner serta wawancara mendalam pada 56 petani, dengan analisis data  melalui regresi linear berganda untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang  mempengaruhi perilaku petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian  besar petani tomat di Desa Besmarak memiliki perilaku yang cukup baik dalam  pengendalian hama ulat buah, dengan rerata skor 55,59 dalam rentang 33,34 hingga  66,67. Pengetahuan, akses informasi, dan sikap secara signifikan mempengaruhi  perilaku petani, dengan kontribusi masing-masing sebesar 27,7%, 25,5%, dan  15,5%, sementara pengalaman bertani, umur, dan luas kepemilikan lahan tidak  signifikan. Sesuai dengan hasil penelitian ini, perlu dilakukan peningkatan  pengetahuan, akses informasi, dan pengembangan sikap positif petani melalui  program pelatihan dan penyuluhan untuk meningkatkan praktik pengendalian hama  yang lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, perlu pendidikan rutin, peningkatan  akses informasi melalui berbagai media, serta dukungan teknis dan finansial dari  pemerintah dan lembaga terkait. Penelitian ini juga membuka peluang untuk studi  lanjutan tentang faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang mempengaruhi perilaku  petani.",
    "image": "MPLK.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "YEHESKIEL JOSHUA MOTO DUNGA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "YEHESKIEL JOSHUA MOTO DUNGA",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-11-18 08:36:02",
    "last_update": "2025-11-18 08:36:02"
}