{
    "biblio_id": 768,
    "title": "PERSEPSI PETANI TERHADAP KUALITAS LAYANAN PENYULUH PERTANIAN DI DESA PAKA, KECAMATAN SATAR MESE, KABUPATEN MANGGARAI.",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PPLK FLO 25",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "635",
    "notes": "Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani terhadap kualitas  layanan penyuluh pertanian serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di Desa  Paka, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai. Penyuluh pertanian  memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui  pemberian informasi, bimbingan, dan pendampingan kepada petani. Penelitian ini  menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui  kuesioner kepada 84 responden petani yang tergabung dalam 15 kelompok tani.  Pengukuran persepsi petani terhadap layanan penyuluh dilakukan menggunakan  dua indikator utama, yaitu keterpercayaan (reliability) dan ketanggapan  (responsiveness). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani secara  umum berada pada kategori cukup baik, dengan nilai rata-rata skor sebesar 2,23.  Hal ini menunjukkan bahwa meskipun petani mengakui adanya manfaat dari  keberadaan penyuluh pertanian, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu  ditingkatkan, khususnya dalam hal keaktifan penyuluh, penyampaian informasi  teknologi pertanian, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung. Dan juga faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani terhadap kualitas layanan  penyuluh pertanian yaitu, intensitas penyuluh memiliki nilai signifikansi sebesar  0,000 dan koefisien positif sebesar 0,692, menunjukkan bahwa semakin sering  penyuluh melakukan kunjungan atau interaksi dengan petani, maka semakin  tinggi tingkat kepercayaan petani. Interaksi sosial juga menunjukkan pengaruh  signifikan dengan nilai signifikansi 0,001 dan koefisien positif sebesar 0,685,  yang berarti bahwa hubungan sosial yang baik antar petani maupun dengan  penyuluh mampu memperkuat kepercayaan.",
    "image": "MPLK.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "FLORIANUS SALMON"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "FLORIANUS SALMON",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-11-20 08:15:19",
    "last_update": "2025-11-20 08:15:19"
}