{
    "biblio_id": 787,
    "title": "PERUBAHAN KADAR AIR, LEMAK KASAR DAN PROTEIN KASAR JAGUNG  PIPILAN KERING SELAMA PENYIMPANAN DENGAN PERLAKUAN PENGHAMBAT JAMUR ALAMI",
    "type": "TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "TPT MAR 25",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "636",
    "notes": "penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan  penghambat jamur alami yang berbeda terhadap KA, LK, dan PK pada jagung  pipilan selama penyimpanan, Penelitian ini didesain dengan menggunakan  Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial 2 x 3 dengan faktor utama pertama adalah  level kadar air (\u2264 12%, 12-12%) dan faktor utama kedua adalah penghambat jamur  (kontrol, tepung daun kirinyuh dan tepung daun serai), dengan variabel yang diukur  adalah KA,LK, dan PK. Analisis data Semua data dikalkulasi dengan menggunakan  analisis keragaman dua arah dengan menggunakan prosedur General Linear Model  dari SAS On Demand). Perlakuan dinyatakan siginfikan bila P < 0.05. Jika terjadi  perbedaan yang signifikan antara perlakuan akan diuji lanjut menggunakan Uji  Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa Level Kadar Air (LKA)  berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan kadar air (KA), dan penghambat  jamur alami (PJA), tetapi tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan  lemak kasar (LK) dan protein kasar (PK). Penggunaan penghambat jamur alami  (PJA) berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan kadar air (PK), tetapi tidak  berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan lemak kasar (LK), protein kasar  (PK). interaksi antata Level Kadar Air (LKA) dan Penghambat Jamur Alami (PJA)  tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar air(KA), Lemak kasar (LK),  Protein Kasar (PK) jagung pipilan kering yang disimpan selama 60 hari. Simpulananya kadar air jagung, lemak kasar dan protein kasar jagung jagung pipilan (Kadar Air 11,5 \u2013 11,9% dan 12,5 \u2013 13,6%) tidak mengalami penurunan  selama penyimpanan 60 hari, kadar air jagung, lemak kasar dan protein kasar  jagung jagung pipilan (Kadar Air 11,5 \u2013\u2013 13,6%) tidak mengalami perubahan  selama penyimpanan 60 hari dengan penambahan penghambat jamur alami (Serai  Merah dan Tepung Daun Chromolaena odorata), tidak terjadi interaksi antara Serai  Merah dan Tepung daun Chromolaena odorata sebagai penghambat jamur alami  terhadap KA jagung, LK dan PK jagung pipilan selama 60 hari penyimpanan. Simpulanya bahwa jagung yang disimpan selama 60 hari dengan level kadar air  yang berbeda dapat mempengaruhi kandungan KA, tidak berpengaruh terhadap  kandungan lemak kasar dan protein kasar",
    "image": "PETERNAKAN.jpeg.jpeg",
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "MARSELINA FATIMA MANIS"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "MARSELINA FATIMA MANIS",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-12-10 08:50:50",
    "last_update": "2025-12-10 08:50:50"
}