{
    "biblio_id": 814,
    "title": "PENGETAHUAN DAN SIKAP PETANI TERHADAP TEKNOLOGI  PEMBUATAN BOKASHI LIMBAH KULIT KOPI DI DESA TENGKU LEDA  KECAMATAN LAMBA LEDA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "MAR PPLK 25",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "635",
    "notes": "Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap petani  terhadap teknologi pembuatan bokashi dari limbah kulit kopi di Desa Tengku  Leda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur serta untuk  mengetahui faktor-faktor yang berhubungan pengetahuan dan sikap petani  terhadap teknologi pembuatan bokashi dari limbah kulit kopi. Penelitian ini  dilaksanakan di Desa Tengku Leda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten  Manggarai Timur pada bulan september tahun 2024. Populasi dan sampel pada  penelitian ini adalah kelompok tani Wela Lontang sejumlah 22 orang dan  kelompok tani Tunas Karya sejumlah 15 orang dengan total 37 orang. Metode  peneltian yang digunakan adalah analisis skoring dan analisis korelasi rank  spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan petani terhadap  pembuatan bokashi dari limbah kulit kopi berada pada kategori tinggi dengan  rata-rata skor 2,72 dan sikap petani terhadap pembuatan bokashi dari limbah kulit  kopi berada pada kategori menerima dengan rata-rata skor 2,84. Hasil analisis  rank spearman menunjukan faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan  petani adalah tingkat pendidikan dengan nilai koefisien korelasi (rs)=0,506 yaitu  hubungan positif dan sangat lemah, tingkat kerumitan dengan nilai koefisien  korelasi (rs)=0,386 yaitu hubungan positif dan lemah, dapat diamati dengan nilai  koefisien korelasi (rs)=0,427 yaitu hubungan positif dan cukup kuat, media  penyuluhan dengan nilai koefisien korelasi (rs)=0,342 yaitu hubungan positif dan  lemah. Faktor-faktor yang berhubungan dengan sikap petani adalah tingkat  kerumitan dengan nilai koefisien korelasi (rs)=0,504 yaitu hubungan positif dan  sedang, metode penyuluhan dengan nilai koefisien korelasi (rs)=0,264 yaitu  hubungan positif dan sangat lemah dan materi penyuluhan dengan nilai koefisien  korelasi (rs)=0,378 yaitu hubungan positif dan lemah.",
    "image": "MPLK.jpeg.jpeg",
    "files": "",
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "MARIA GORETI MARNI",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-12-15 09:53:52",
    "last_update": "2025-12-15 09:53:52"
}