{
    "biblio_id": 829,
    "title": "PENGETAHUAN DAN SIKAP PETANI TERHADAP POLA  TANAM DOUBLE TRACK PADA TANAMAN JAGUNG DI  KELOMPOK TANI RINDU SEJAHTERA DESA BAUMATA  KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG",
    "type": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "gmd_name": "KARYA ILMIAH TUGAS AKHIR",
    "publisher_name": "POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG",
    "publish_place": "KUPANG",
    "publisher_year": "2025",
    "collation": "",
    "series_title": "",
    "call_number": "PPLK ELF 25",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "635",
    "notes": "Produktivitas jagung tidak mengalami peningkatan yang signifikan mulai tahun 2019 dan  2020, produktivitas jagung sebesar 3,4 ton\/ha namun pada tahun 2021 terjadi penurunan  produktivitas menjadi 3,3 ton\/ha kemudian pada tahun 2022 produktivitasnya menjadi 3,2  ton\/ha dikarenakan petani belum mengetahui jumlah benih per lubang tanam dan jarak  tanam yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap petani  terhadap pola tanam jalur ganda pada tanaman jagung di kelompok tani Rindu Sejahtera,  serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan metode diseminasi  atau studi terapan dengan menggunakan pendekatan demplot. Sampel penelitian adalah  seluruh anggota kelompok tani Rindu Sejahtera yang berjumlah 25 orang. Data dianalisis  secara statistik menggunakan statistik deskriptif yaitu analisis skoring dan analisis regresi  linier berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap  petani terhadap pola tanam jalur ganda pada tanaman jagung di kelompok tani Rindu  Sejahtera Desa Baumata Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa terdapat perubahan pengetahuan petani terhadap pola tanam double  track pada tanaman jagung dari 1,64 (Rendah) menjadi 2,53 (Tinggi) atau terjadi perubahan  sebesar 54,26%. Sedangkan Sikap petani terhadap pola tanam double track pada tanaman  jagung diperoleh skor sebelum 2,30 atau berada pada kategori ragu-ragu, namun sesudah  penerapan terjadi perubahan sebesar 2,52 atau berada pada kategori menerima. Dari hasil  analisis regresi linier berganda, terdapat tiga faktor yang berpengaruh secara signifikan  terhadap perubahan pengetahuan petani yaitu umur, luas lahan dan keunggulan teknolgi.  Sedangkan hasil analisis regresi linear berganda terdapat dua faktor yang berpengaruh  segnifikan terhadap sikap petani yaitu lama berusahatani dan keunggulan teknologi.",
    "image": "MPLK.jpeg.jpeg",
    "files": "",
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "ELFANS HAUTEAS",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2025-12-18 09:07:00",
    "last_update": "2025-12-18 09:07:00"
}