<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="849">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH WARNA BULU TERHADAP DIMENSI TINGGI PUNDAK, TINGGI PINGGUL DAN LEBAR DADA PADA SAPI BALI JANTAN YANG DIBERI PAKAN HIJAUAN LAMTORO DAN PUTAK]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FIRMINUS IRIYANTO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ferdinan S. Suek, S.Pt., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Arnold C. Tabun, S.Pt.,M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ferdinan S. Suek, S.Pt., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 4</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Agustinus Paga, S.Pt., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ir. Jacobus S. OEmatan, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Arnold C. Tabun, S.Pt.,M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 3</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>UPA. Perpustakaan Politani Kupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[KUPANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[17]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[TUGAS AKHIR]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[TUGAS AKHIR]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sapi Bali (Bos sondaicus) merupakan sapi asli Indonesia sebagai hasil  domestikasi dari banteng liar (B. javanicus javanicus). Sapi Bali merupakan salah satu  komoditi andalan peternakan dalam menunjang ketersedian daging dan peningkatan  pendapatan masyarakat. Populasi ternak Sapi Bali di NTT terus mengalami peningkatan  dari tahun 2021 sampai 2022 adalah 1.173.473 ekor dan 1.175.615 ekor yang menyebar hampir di seluruh Kabupaten/Kota di NTT. Ternak Sapi Bali dalam pertumbuhannya  mengalami penyimpangan warna (abnormal) dari ciri-ciri normal antara lain Sapi Bali  jantan hitam (Injin), Sapi Bali Albino dan Sapi Poleng. (Tabun et al, 2013) melaporkan  bahwa perbedaan warna bulu sapi Bali betina di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu  Kabupaten Kupang dipengaruhi oleh gen MC1R, dengan hasil analisis menunjukan sifat  monomorfik 99% dan polimorfik sebesar 1%. Perbedaan warna bulu pada ternak sapi  disebabkan oleh adanya pigmentasi warna yang dipengaruhi oleh gen MC1R  (Melanocortin 1 receptor) yang merupakan salah satu protein kunci yang diekspresikan  pada permukaan melanosit. Pertumbuhan adalah pertambahan bobot badan atau ukuran tubuh sesuai dengan  umur sedangkan perubahan ukuran tubuh serta fungsi dari berbagai bagian tubuh  semenjak embrio sampai mencapai dewasa tubuh. Faktor yang mempengaruhi  pertumbuhan adalah makanan, umur, bangsa, jenis kelamin, bobot lahir, dan  lingkungan. Abutani et al., (2010) menyatakan bahwa pertumbuhan bobot badan sapi  ditentukan oleh bebeapa faktor, antara lain jenis sapi, jenis kelamin, umur, kualitas dan  kuantitas pakan serta teknik pengelolaannya. Pemberian pakan ternak sapi secara tepat  dan berkualitas ini harus dilakukan secara konsisten. Jika tidak maka, akan  mengakibatkan pertumbuhan sapi terganggu. Pakan bagi ternak berperan untuk  pertumbuhan ternak muda, mempertahankan hidup dan menghasilkan produk (daging,  susu, dan anak). Daun lamtoro merupakan jenis legum pohon yang mengandung nilai gizi tinggi.  (Dilanga et al., 2017) melaporkan bahwa, lamtoro memiliki kandungan nutrisi yang  tinggi dengan protein kasar antara 22,0 - 36,8% dan energi bruto sebesar 20,1 KJ/g.  Putak adalah jenis sagu yang berasal dari bagian empular pohon gewang (Corypha  gebanga). Menurut penelitian (Hilakore et al., 2013), komposisi Tepung putak meliputi  bahan organik 95.17%, protein kasar 9,79%, serat kasar 5,39%, lemak kasar 0,84% dan  Bahan Ektrak Tanpa Nitrogen (BETN) 79,15%. Flori et al., (2020), melaporkan bahwa  tepung putak mempunyai kandungan kalsium (1,40%), abu (7-8%), protein kasar (2,0-2,3%) gross energi 3480 kcal/kg. (Owa dan Jasman, 2022) melaporkan tepung putak  mempunyai serat kasar 12,04%. Penelitian ini menggunakan rancangan acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan  dan 2 ulangan diantaranya (Sapi Bali Jantan warna coklat kemerahan yang diberi pakan  hijauan dan putak dan Sapi Bali Jantan warna hitam yang diberi pakan hijauan dan  putak) dan terdiri dari 4 unit percobaan. Parameter yang diamati berupa dimensi tinggi  pundak, tinggi pinggul dan lebar dada sapi Bali jantan, dianalisis dengan menggunakan  uji T. Hasil uji T menunjukkan bahwa (P>0,05) warna bulu tidak berpengaruh nyata  terhadap dimensi tinggi dan lebar tubuh sapi Bali jantan. Selisih tinggi pundak Sapi Bali  coklat kemerahan 2.50 ± 0.00 dan sapi Bali hitam 3.00 ± 0.00, selisih tinggi pinggul sapi  Bali coklat kemerahan dan sapi Bali hitam 2.50 ± 0.70, selisih lebar dada sapi Bali coklat  kemerahan 1.50 ± 070 dan sapi Bali hitam 2.00 ± 0.00. Berdasarkan hasil pembahasan  dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa warna bulu yang berbeda tidak  memberikan pengaruh dalam pertumbuhan dimensi tinggi dan lebar sapi Bali jantan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Sapi]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[636]]></classification><ministry><![CDATA[54331]]></ministry><studentID><![CDATA[2023808043]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250731]]></identifier><departementID><![CDATA[PETERNAKAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Politeknik Pertanian Negeri Kupang Repository - UPA Perpustakaan]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[TPT FIR 25]]></shelfLocator>
</location>
<slims:image><![CDATA[PETERNAKAN.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[849]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-03 08:03:06]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-03 08:03:06]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>